Friday, March 8, 2013
Menang PILKADA Tolak Ukur Kemenangan Dakwah, Benarkah?
Tuesday, February 12, 2013
self-reminder: Fadhilah Tahajjud
" Seseorang dari umatku sholat malam hari, mengobati jiwanya menuju kesucian. Sementara ia terbelenggu. Jika ia berwudhu, membasuh tangannya, maka terlepas satu ikatan. Apabila ia membasuh kepalanya, maka terbebas ia dari satu ikatan. Apabila ia mencuci kedua kakinya, maka ia terlepas dari ikatan lainnya. Lalu Allah ta'alaa akan berkata kepada mereka (para malaikat) yang berada dibalik hijab, " Lihatlah hambaKu ini ; Ia obati jiwanya, ia bermohon kepadaKu. Jadi apa saja yang diminta oleh hambaKu ini, maka baginyalah permohonannya itu. " (HR Ahmad dan Ibnu Hibban-hadist shohih)
" Sesungguhnya di malam hari ada satu waktu (sesaat), dimana jika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat bertepatan dengan waktu tersebut, maka Allah ta'alaa akan mengabulkan permohonannya itu. Hal tersebut terjadi di setiap malam. " (HR Muslim)
" Keutamaan sholat di malam hari atas sholat di siang hari seperti keutamaan sedekah yang dikeluarkan secara sembunyi-sembunyi atas sedekah yang dikeluarkan secara terang-terangan. " (HR ath Thabrani-hadist shohih)
" Jagalah sholat malam, karena sholat itu merupakan jalan orang-orang sholih sebelum kamu, jalan yang dapat mendekatkanmu kepada Allah, penghapus kesalahan dan pengusir segala penyakit tubuh. " (Hadist Hasan)
" Barang siapa bangun di malam hari (untuk sholat malam) dan membangunkan keluarganya (istrinya) kemudian keduanya sholat dua raka'at, maka keduanya akan dicatat ke dalam golongan laki-laki dan wanita yang banyak berzikir. " (HR Abu Dawud, An Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan al Hakim-hadist shohih)
" Waktu terdekat seorang hamba dengan Rabb-nya adalah pada bagian akhir suatu malam. Jadi jika kalian sanggup untuk menjadi orang-orang yang berzikir kepada Allah pada saat itu, maka lakukanlah. " (HR Ibnu Khuzaimah dan Tirmidzi-hadist shohih)Semoga Kita termasuk orang-orang yang gemar berzikir padaNya di waktu malam hari dengan sholat tahajjud, tatkala manusia lainnya lebih memilih untuk nyenyak dalam tidurnya
Tuesday, February 5, 2013
Valentine, Hari Seks Bebas
Tuesday, July 10, 2012
Murah Hati dan Mengutamakan Orang Lain
Wednesday, December 28, 2011
VoiCe of HeaRt

Lord...
all praise be upon You
coz You have given me a chance
to change my life before and after
all praise be upon you
coz You have given me the most precious gift
those who love me and whom i love
just b'coz of You
all praise be upon You
coz You have given me new spirit of life
to defend and fight for the truth in Your path
and strive to sacrifice more in aboveboard
all praise be upon You
coz You have taught me how to leave
all the things i loved but You hated
coz You have taught me how to start everything from nought
coz You have taught me how to respect the sincerity those who love and care about me
b'coz of You
More than words to say
my voice of heart deep inside
is more than words to say...
You alone knows all about it inside :)
Wednesday, October 12, 2011
Potret Para Pemimpin Akhir Zaman

* Para pemimpin sesat: Dari Aus yang berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«إِنِّي لاَ أَخَافُ عَلىَ أُمَّتيِ إِلاَّ الأَئِمَّةَ المُضَلِّينَ»
“Aku tidak takut (ujian yang akan menimpa) pada umatku, kecuali (ujian) para pemimpin sesat.” (HR. Ibnu Hibban). Sufyan as-Tsauri menggambarkan mereka dengan mengatakan: “Tidaklah kalian menjumpai para pemimpin sesat, kecuali kalian mengingkari mereka dengan hati, agar amal kalian tidak sia-sia.”
* Para pemimpin bodoh: Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah Saw berkata kepada Ka’ab bin Ajzah:
«أَعَاذَكَ اللهَ مِنْ إمَارَةِ السُّفَهَاءِ »
“Aku memohon perlindungan untukmu kepada Allah dari kepemimpinan orang-orang bodoh.” (HR. Ahmad). Dalam hadits riwayat Ahmad dikatakan bahwa pemimpin bodoh adalah pemimpin yang tidak mengikuti petunjuk dan sunnah Rasulullah Saw. Yakni pemimpin yang tidak menerapkan syariah Islam.
* Para pemimpin penolak kebenaran, penyeru kemungkaran. Dari Ubadah bin Shamit berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ يَأْمُرُونَكُمْ بِمَا لاَ تَعْرِفُونَ وَيَفْعَلُونَ مَا تُنْكِرُونَ فَلَيْسَ لاِؤلَئِكَ عَلَيْكُمْ طَاعَةٌ»
“Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang memerintah kalian dengan hukum yang tidak kalian ketahui (imani). Sebaliknya, mereka melakukan apa yang kalian ingkari. Sehingga terhadap mereka ini tidak ada kewajiban bagi kalian untuk menaatinya.” (HR. Ibnu Abi Syaibah).
* Para penguasa yang memerintah dengan mengancam kehidupan dan mata pencaharian. Dari Abu Hisyam as-Silmi berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أَئِمَّةٌ يَمْلِكُوْنَ رِقَابَكُمْ وَيُحَدِّثُوْنَكُمْ فَيَكْذِبُونَ، وَيَعْمَلُوْنَ فَيُسِيؤُونَ، لا يَرْضَوْنَ مِنْكُمْ حَتَّى تُحَسِّنُوا قَبِيْحَهُمْ وَتُصَدِّقُوْا كَذِبَهُمْ، اعْطُوْهُمُ الحَقَّ مَا رَضُوا بِهِ»
“Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang mengancam kehidupan kalian. Mereka berbicara (benjanji) kepada kalian, kemudian mereka mengingkari (janjinya). Mereka melakukan pekerjaan, lalu pekerjaan mereka itu sangat buruk. Mereka tidak senang dengan kalian hingga kalian menilai baik (menuji) keburukan mereka, dan kalian membenarkan kebohongan mereka, serta kalian memberi pada mereka hak yang mereka senangi.” (HR. Thabrani).
* Para pemimpin yang mengangkat pembantu orang-orang jahat, dan mengakhirkan shalat (mengabaikan syariah). Dari Abu Hurairah ra yang berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
« يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ أُمَرَاءُ ظَلَمَةٌ، وَوُزَرَاءُ فَسَقَةٌ، وَقُضَاةٌ خَوَنَةٌ، وَفُقَهَاءُ كَذَبَةٌ، فَمَنْ أَدْرَكَ مِنْكُمْ ذَلِكَ الزَّمَنَ فَلا يَكُونَنَّ لَهُمْ جَابِيًا وَلا عَرِيفًا وَلا شُرْطِيًّا»
“Akan ada di akhir zaman para penguasa sewenang-wenang, para pembantu (pejabat pemerintah) fasik, para hakim pengkhianat, dan para ahli hukum Islam (fuqaha’) pendusta. Sehingga, siapa saja di antara kalian yang mendapati zaman itu, maka sungguh kalian jangan menjadi pengunpul pajak, pemimpin, dan polisi.” (HR. Thabrani).
* Para pemimpin diktator (kejam). Rasulullah Saw bersabda:
«إِنَّ شَرَّ الوُلاَةِ الحُطَمَةُ»
“Sesungguhnya seburuk-buruknya para penguasa adalah penguasa al-huthamah (diktator).” (HR. Al-Bazzar). Pemimpin al-huthamah (diktator) adalah pemimpin yang menggunakan politik tangan besi terhadap rakyatnya.
Dari Abu Layla al-Asy’ari bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«وسَيَلي أُمَرَاءُ إنْ اسْتُرْحِمُوا لَمْ يَرْحَمُوا، وإنْ سُئِلُوا الحَقَّ لَمْ يُعْطُوا، وإِنْ أُمِرُوا بالمَعْرُوفِ أَنْكَرُوا، وسَتَخَافُوْنَهُمْ وَيَتَفَرَّقَ مَلأُكُمْ حَتى لاَ يَحْمِلُوكُمْ عَلى شَيءٍ إِلاَّ احْتُمِلْتُمْ عَلَيْهِ طَوْعاً وَكَرْهاً، ادْنَى الحَقِّ أَنْ لاَ تٌّاخُذُوا لَهُمْ عَطَاءً ولا تَحْضُروا لَهُمْ في المًّلاَ»
“Dan berikutnya adalah para pemimpin jika mereka diminta untuk mengasihani (rakyat), mereka tidak mengasihani; jika mereka diminta untuk menunaikan hak (rakyat), mereka tidak memberikannya; dan jika mereka disuruh berlaku baik (adil), mereka menolak. Mereka akan membuat hidup kalian dalam ketakutan; dan memecah-belah tokoh-tokoh kalian. Sehingga mereka tidak membebani kalian dengan suatu beban, kecuali mereka membebani kalian dengan paksa, baik kalian suka atau tidak. Serendah-rendahnya hak kalian, adalah kalian tidak mengambil pemberian mereka, dan tidak kalian tidak menghadiri pertemuan mereka.” (HR. Thabrani).
* Para penguasa zindik (pura-pura iman). Dari Ma’qil bin Yasar bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«صِنْفَانِ مِنْ أُمَّتِي لَنْ تَنَالَهُمَا شَفَاعَتِي: إِمَامٌ ظَلُومٌ، وَكُلُّ غَالٍ مَارِقٍ»
“Dua golongan umatku yang keduanya tidak akan pernah mendapatkan syafa’atku: pemimpin yang bertindak lalim, dan orang yang berlebihan dalam beragama hingga sesat dari agama.” (HR. Thabrani).
Wednesday, August 17, 2011
Manusia yang Rugi dan Beruntung
'Siapa manusia yang merugi?'
Berdasarkan hadist dari Abu Hurairah ra ia berkata : Rasulullah SAW bersabda :
" Sungguh rugi seseorang ketika (1). Namaku disebut disampingnya tetapi dia tidak bershalawat atasku.Sungguh rugi seseorang yang (2). Bertemu dengan Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya diampuni. Dan sungguh rugi seseorang yang (3). Mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan renta, tetapi keduanya tidak menjadi sebab yang memasukkannya ke dalam surga..Rib'i berkata, 'Aku tidak tahu kecuali ia berkata : atau salah satu dari kedua orang tuanya'..." (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim)
'Lalu, siapa manusia yang beruntung?'
Berdasarkan Qs al Ashr : 1-3, bahwa Allah SWT berfirman :
" Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali:
(1). Orang-orang yang beriman (beriman = meyakini, percaya pada Allah dan apa-apa yang Dia perintahkan untuk kita imani / yakini / percaya100% tanpa keraguan sedikitpun, yakni beriman pada kitabullah, para malaikat, nabi dan rasul, hari akhir, serta Qadha' dan QadarNya~> mengimani semuanya dari hasil proses 'tafkir' / berfikir mendalam manusia yang dibimbing wahyu Allah~> hingga ia merasa wajib untuk membuktikan dan merealisasikan keimanannya pada rukun iman 6 dalam kehidupan sehari-hari dengan mentaati syari'ahNya secara kaffah, disertai sikap 'tasliman' / menerima dengan sepenuh hati~> Qs an Nisaa' : 65)
(2). Orang-orang yang mengerjakan amal sholih (amal sholih~> amal yang mendapatkan 'reward' / pahala dengan menjalankan apa-apa yang di'wajibkan' / diperintahkan oleh Allah dan apa-apa yang di'sunnahkan' oleh Allah. Sedangkan amal yang di'mubahkan' oleh Allah akan dia seleksi sebatas apa yang ia butuhkan bukan sekedar ia inginkan).
(3). Orang-orang yang saling menasihati supaya mentaati kebenaran (kebenaran = Islam~> menyeru kepada Islam (da'wah Islam) / amar ma'ruf nahi munkar).
(4). Orang-orang yang saling menasihati supaya menetapi kesabaran~> dalam ber'amar ma'ruf nahi munkar, kita sering menghadapi resiko untuk ditolak, dimarahi, dicaci, dikucilkan, diintimidasi, di anggap aneh / asing, bahkan ditangkap atau dibunuh~> semua ini tak kuasa kita jalani kecuali dengan menetapkan diri kita untuk bersabar karena Allah, seraya terus berusaha istiqamah dalam aktivitas saling menasihati supaya mentaati kebenaranNya, yakni mentaati hukum Islam.
Post Script :
1. Ternyata, kunci sukses manusia di dunia dan akhirat itu mahal, karena surga Allah di akhirat itu mahal tak ternilai oleh dunia dan alam semesta.
2. Moto kehidupan seorang muslim sejati (mu'min) : berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian~> dunia adalah tempat singgah dan berteduh kita untuk mengumpulkan bekal yang cukup untuk kita bawa ke akhirat, tujuan akhir hidup kita. Dunia ini menggoda namun hina dan fana dalam pandanganNya. Maka, jangan mudah tergoda dengan kefanaan perhiasan dunia. Bagi seorang mu'min, kehidupan dunia--dalam suka dan dukanya-- penuh dengan ujian, perjuangan dan pengorbanan.
" Ya Allah,
Tetapkanlah hamba di jalanMu, walau jalan itu amat berliku-liku dan terjal. Sering kuhadapi godaan dan hambatan serta kualami kekhilafan, kesalahan, dan dosa-dosaku padaMu dan sesamaku dalam menapaki jalanMu yang lurus. Luruskanlah hamba ketika hidupku bengkok. Meski terasa sakit....
Jadikanlah hamba manusia yang beruntung di yaumil hisab "
Monday, March 28, 2011
Saturday, February 5, 2011
Dunia Butuh Khilafah
Dunia adalah tempat di mana umat manusia,muslim dan non muslim,hidup.Dalam hidup,islam mengenal istilah khilafah.Khilafah adalah bentuk pemerintahan atau negara dalam islam (khalifah adalah kepala negaranya) yang di contohkan oleh rasulullah sebagai amirul mu'minin pertama,khulafa'ur rasyidin dan para khalifah sesudahnya hingga keruntuhannya pada tanggal 3 maret 1924 di turki. Sejak saat itu,umat manusia,terutama umat islam,bagaikan anak yang kehilangan ibunya. Dunia pun merasakan hal yang sama. Karena khilafah adalah kepemimpinan umum bagi umat manusia,yang menerapkan seluruh hukum Allah yang tercantum dalam al Qur'an dan as sunnah di segala aspek kehidupan. Dalam sejarah peradaban dunia,khilafah amat di butuhkan oleh umat manusia,bahkan pernah memimpin selama 13 abad (1300 tahun : 622-1924)
MUSLIM BUTUH KHILAFAH
Umat muslim butuh khilafah karena dengan khilafah, mereka akan mendapatkan kemuliaan dan kelapangan hidup di dunia dan mendapatkan ridho dan rahmat dari Allah SWT dengan pahala dan surga di negeri akhirat. Tanpa khilafah,amat besar kerugian yang di derita umat muslim di berbagai negeri. Dengan ketiadaan khilafah, amat besar keuntungan yang di raih para imperialis kufur di berbagai negeri muslim dan non muslim; iraq, afghanistan, mesir, kashmir, palestine, pakistan, saudi arabia, myanmar, timor leste,dan lain-lain. Dan amat merugilah kondisi kita umat muslim di dunia. Oleh karena itu, amat besar pula kebutuhan umat muslim dengan adanya khilafah. Dan tatkala khilafah kembali tegak, niscaya janji Allah akan terealisir:
"Allah telah berjanji kepada orang-orang beriman dan mengerjakan amal sholih di antara kalian, bahwa Dia akan menjadikan merka berkuasa di muka bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa;Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhoi untuk mereka dan Dia akan benar-benar menukar keadaan mereka sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka akan tetap menyembahKu dengan tidak menyekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Siapa saja yang tetap kafir sesudah itu,mereka itulah orang-orang yang fasik."(Qs.an nuur:55)
NON MUSLIM BUTUH KHILAFAH
Non muslim butuh khilafah karena :
1. Kehampaan spiritualitas,ketiadaan aqidah shohih yang mampu menyelesaikan problem kehidupan mereka dalam segala aspek.
Kesempitan hidup telah menjadikan sebagian manusia berbuat nekat dengan melakukan bunuh diri, pelecehan terhadap perempuan, penghancuran nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan spiritual dalam diri mereka. Sebaliknya, mereka mendewakan individualisme, kepentingan pribadi, materialisme, dan nafsu jasadiyah. Tanpa khilafah, kehidupan macam inilah yang mereka jalani. Hanya dengan khilafah, kehampaan spiritualitas akan terpenuhi dengan adanya akidah shohih yang mampu memecahkan problem hidup manusia dalam segala aspek,dan dengan adanya masalah keimanan, moralitas, dan kemanusiaan yang senantiasa menjadi poros pengkajian dan pemikiran dunia. Hanya khilafah dengan politik luar negerinya yang bebas aktif, da'wah islam akan menyebar luar ke penjuru dunia dan mendorong manusia untuk melihat kebenaran dan keadilan Allah dengan islamNya. Jika dengan ketiadaan khilafah saja Allah mampu menerangi manusia dengan cahaya islam dengan bertebarannya para mu'allaf, terlebih lagi jika khilafah eksis kembali. Lalu ratusan ribu bahkan jutaan manusia akan berbondong-bondong masuk dalam islam tanpa paksaan:
"Jika pertolongan Allah dan kemenangan telah datang.lalu kamu menyaksikan manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepadaNya.Sesungguhnya Dia maha penerima taubat."(Qs.an nashr:1-3)
2. Hegemoni kapitalisme yang meneror dan menyiksa tidak hanya umat muslim tapi seluruh umat manusia.
Ideologi kapitalis dengan azas fashlu diin anil hayah wad daulah alias sekulerismenya telah menjadi justifikasi bagi para pendiri dan pengemban nya untuk melakukan berbagai kekejaman atas nama demokratisasi di berbagai negeri,baik muslim dan non muslim. Iraq, palestine, bosnia, kashmir, kosovo, ambon, afghanistan, lebanon, poso, chechnya, myanmar, dan belahan dunia lain adalah bukti nyata. Kapitalisme juga yang menjadi justifikasi bagi pemerintah AS dan sekutunya untuk mengeruk kekayaan negeri-negeri muslim seperti indonesia, arab saudi, iraq,dan negeri kaya lainnya seperti venezuela, timor leste, dan lain-lain. Inilah yang harus kita bayar dari perjuangan sia-sia demokrasi; dari,untuk dan oleh rakyat; dengan darah,harta karun kita yang terampas, dan harga diri yang tak ada nilainya. Kapitalisme juga yang telah menumbuhkan benih arogansi manusia 'fir'aun' abad 21 semacam George W Bush yang menyeru, "Sesungguhnya aku adalah tuhanmu yang maha tinggi,..maka kalian tidak boleh memiliki pendapat lain kecuali pendapatku,...hanya ada dua pilihan bagi kalian :' charot'jika kalian berada di belakangku atau 'stick' jika kalian berada di balik para teroris itu (umat islam yang berjuang fii sabilillah)" ..
Tuhan macam inikah yang kini di dewakan oleh hampir seluruh pemimpin dan umat muslim kita? Tuhan macam inikah yang kini mereka takuti? bukankah Allah lagi yang mereka dewakan sebagai ilah yang tidak hanya mereka sembah tapi juga dengar, taati, dan takuti? mana syahadat mereka 'laa ilaaha ilallah Muhammadur rasulullah'?...
Hanya khilafah yang akan meruntuhkan arogansi manusia semacam Bush, Obama, Husni Mubarak, dan penguasa zhalim lainnya. Hanya khilafah yang mampu menghapus imperialisme para penjajah di berbagai negeri di dunia. Hanya khilafah yang mampu merealisasikan pernyataan Umar Bin Khattab ra, "sejak kapan engkau memperbudak manusia padahal mereka telah di lahirkan oleh ibu-ibu mereka sebagai orang merdeka?"..hanya khilafah yang mampu meletakkan nilai-nilai perlindungan atas umat manusia; darah,harta,kehormatan dan kemuliaan mereka sebagai manusia yang beradab dan bermartabat.Khilafahlah yang menghalangi peperangan yang sia-sia dan menjaga hak generasi-generasi yang akan datang terhadap lingkungan yang bersih tanpa polusi. Kepemimpinan umat manusia dalam daulah khilafah akan di serahkan pada para laki-laki muslim yang hati mereka telah dihidupkan oleh keimanan. Mereka tidak menginginkan kerusakan dan kesombongan di dunia. Mereka mengetahui bahwa kepemimpinan adalah tanggung jawab dan amanah yang akan di mintai pertanggung jawaban oleh Allah di yaumil hisab:
" Tahanlah mereka (di tempat pemberhentian)karena sesungguhnya mereka akan di tanya"(Qs.ash shaffat:24)
Walhasil,betapa besar umat manusia butuh kepemimpinan semacam ini.
Maha benar Allah dalam firmanNya:"tiadalah kami mengutus engkau melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam " (Qs.al anbiya':107)

