Showing posts with label Bebas. Show all posts
Showing posts with label Bebas. Show all posts

Saturday, April 13, 2013

Mewaspadai Sikap Rejim Represif ala orba di balik RUU ormas

Minus berita RUU ormas di media Indonesia dibandingkan berita KKN dan kondisi carut marut dunia perpolitikan di Indonesia bukan berarti RUU ormas tanpa polemik, bagi mereka yang kritis tentang hal ini. Bagi mereka yang kurang kritis, bisa jadi menganggap RUU ormas sebagai hal remeh yang tak perlu di fikirkan sampai pusing tujuh keliling. Di balik pihak yang pro RUU ini, banyak juga ormas yang menolak RUU ini. diantaranya : ormas-ormas Islam, koalisi akbar masyarakat sipil Indonesia (KAMSI), koalisi perjuangan hak sipil dan buruh (KAPAK), federasi serikat pekerja metal Indonesia ( FSPMI), komisi untuk orang hilang dan korban tiindak kekerasan (KONTRAS), IMPARSIAL, pusat studi hukum dan kebijakan (PSHK), Elsam dan LSM. ADA APA DIBALIK RUU ORMAS? Bagi yang mencermati isi RUU Ormas ini, akan melihat ada draft pasal karet yang menuai kontroversi dan mengancam kebebasan untuk bersikap kritis kepada penguasa. Diantara pasal tersebut: 1. Unsur pemaksaan pancasila dan UUD 1945 sebagai asas tunggal utama dan pertama melebihi asas yang mencirikan karakter ormas Draft pasal 2 : "Asas ormas adalah pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia 1945, serta dapat mencantumkan asas lainnya yang tidak bertentangan dengan pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia 1945" Ini merupakan langkah mundur ke belakang dan penghkianatan terhadap reformasi yang menelan banyak korban jiwa. Ini juga mengingatkan pada trauma kita, akan sikap represif rejim orde baru terhadap sikap kritis rakyatnya. 2. Definisi ormas dalam draft pasal yang mencakup semua elemen di masyarakat (kecuali parpol dan organisasi sayap parpol yang dikecualikan dalam pasal 4) beserta ketentuannya akan menjadikan pemerintah sangat berkuasa terhadap ormas, dan ini bisa menjadi pasal karet untuk mengontrol dan mengawasi dinamika sikap kritis masyarakat kepada penguasa agar sejalan dengan keinginan rejim yang berkuasa. Draft pasal yang mendefinisikan " Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan NKRI yang berdasarkan pancasila " Selain itu syarat administratif untuk mendapatkan surat keterangan terdaftar (SKT) bagi ormas tidak berbadan hukum bisa dijadikan sebagai alat 'memaksa' ormas agar sesuai dengan keinginan pemerintah. Draft pasal tersebut (61) : " Ormas dilarang melakukan kegiatan apabila tidak memiliki surat pengesahan badan hukum atau tidak terdaftar pada pemerintah ". Terdaftar pada pemerintah itu buktinya SKT. SKT bukan sekedar bukti surat keterangan terdaftar tetapi juga surat ijin. Artinya, 'silahkan membentuk ormas dan menjalankan aktivitas sebagai ormas asal diijinkan oleh pemerintah'. 3. RUU ormas memuat sejumlah larangan (pasal 61) yang bersifat multi tafsir dan standard serta kriterianya belum jelas. Larangan dalam draft pasal 61 (2)a. melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, dan golongan..d. melakukan kekerasan, mengganggu ketentraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum; dan larangan lainnya, apa standard, kriteria, tingkatannya, semuanya belum jelas. Ini bisa jadi pasal karet sebab standard, kriteria, penafsiran, dan implementasinya tergantung pada selera pembuat undang-undangnya. Larangan dalam draft pasal 61 (3)c. menerima sumbangan berupa uang, barang, ataupun jasa dari pihak manapun tanpa mencamtumkan identitas yang jelas. Dengan larangan ini, yayasan yatim piatu, pembangunan masjid dan sarana sosial, organisasi pada umumnya, dan semua yang tercakup dalam definisi ormas tak boleh menerima sumbangan dari orang yang hanya menulis identitasnya 'hamba Allah', dsb.. Peluang untuk membuka sikap represif rejim ala orba semakin terasa manakala ada ancaman sanksi ketika terjadi pelanggaran; mulai dari surat peringatan tertulis, penghentian bantuan/hibah, penghentian sementara kegiatan hingga pencabutan SKT untuk ormas tidak berbadan hukum atau ormas berbadan hukum. Hanya pembubaran ormas berbadan hukum yang harus berdasarkan keputusan pengadilan. Sementara pencabutan SKT, pemerintah hanya wajib meminta pendapat hukum dari MA. Pencabutan SKT pada dasarnya adalah pelarangan, sebab ormas yang tak punya SKT dilarang beraktivitas (pasal 61 ayat 6). BAHAYA RUU ORMAS Jika RUU ormas ini gol jadi UU, maka akan menjadi ujian/cobaan berat khususnya bagi orang-orang beriman untuk bersikap kritis dan beramar ma'ruf nahi munkar kepada sesamanya termasuk aktivitas muhasabah mereka kepada penguasanya. Maka bagi para pembuat RUU ini dan siapapun yang terlibat di dalamnya, hendaklah segera bertaubat pada Allah dan mengurungkan niatnya untuk menimpakan cobaan berat kepada saudaranya sesama muslim atau Allah akan benar-benar menimpakan ancamanNya kepada mereka, " Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan berat kepada orang-orang mu'min laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azhab jahannam dan bagi mereka azhab neraka yang membakar " (Qs. al buruj : 10). Cukuplah ayat Allah ini sebagai peringatan keras bagi manusia, khususnya kita, umat islam

Tuesday, April 2, 2013

-Curhat Islami ku-

waktu demi waktu berganti sejak daulah khilafah islam terakhir di turki hancur waktu demi waktu kian terasa betapa jahiliyahnya kehidupan ini tanpa pembumian al Qur'an dan as sunnah dalam bingkai negara berasazkan Islam,rahmatan lil alamiin... waktu demi waktu berlalu sejak daulah khilafah islam terakhir di turki hancur semakin kami rasakan 'sempitnya' kehidupan umat manusia kondisi poleksosbudhankam yang carut marut KKN marak bencana alam dimana-mana elit politik sibuk dengan partai dan kepentingannya sendiri hingga kepentingan rakyat terbengkalai ibarat anak kehilangan ibunya atau ibu yang tak becus mengurus anaknya musibah datang silih berganti entah sampai kapan waktu terus bergulir sejak daulah khilafah islam terakhir di turki hancur sudah tak terbilang berapa nyawa muslim melayang ditangan begundal kuffar zionis yahudi israel membantai muslim palestine ekstrimis hindu india membantai muslim kashmir ekstrimis kristen ortodox serbia membantai muslim bosnia, albania ekstrimis kristen ambon membantai muslim ambon tentara kuffar AS dan konco-konconya membantai muslim di afghanistan, iraq, pakistan, belum termasuk nyawa muslim terduga (belum tentu benar terdakwa) teroris yang melayang di tangan rejim penguasa zhalim dan kini ; rejim sesat syiah ala bashar al assad dibantu kroni syiah nya di iran dan lebanon tega nian membantai rakyatnya yang muslim dengan keji dan entah akan berapa banyak nyawa muslim melayang dan dimana... ya Allah tak semua apa yang kutumpahkan dalam curahan hatiku ini akan membuat hati orang lain termasuk sebagian saudara muslim ku senang bahkan mungkin mereka akan mencela apa yang kutumpahkan dengan penaku bisanya hanya mengeluh,koar-koar,teriak-teriak,NATO alias no action talk only... tapi semua anggapan sinis itu tak masalah bagiku, meski terasa panas di telingaku karena apa yang kudapatkan akibat tulisanku yang ala kadarnya ini tak sebanding dengan apa yang dialami saudara-saudaraku seiman di bumi Allah manapun yang meregang nyawa ditangan musuh-musuhMu, ya Allah tak sebanding dengan apa yang dialami sesama ku di bumi Allah manapun yang menghadapi berbagai kesulitan dalam hidupnya sementara disini aku, dan orang lain semisal aku, hanya berdiam diri, dan mengeluh akan kehidupan yang aku dan keluargaku jalani atau hanya menikmati kenikmatan yang Kau berikan kepada keluargaku dan orang-orang yang kucintai karenaMu. Seharusnya, dalam kondisi ini, tak layak seorang muslim yang mengaku dirinya beriman, masih merasa nyaman dan tentram dengan kehidupannya yang damai dan tentram dan tak layak baginya untuk merasa bahwa segala persoalan yang menghampiri mereka menunjukkan seolah-olah dunia ini beserta masalahnya milik mereka saja tanpa sama sekali memikirkan kepentingan dan masalah saudaranya yang lain...di bumi Allah manapun,tanpa batas betapa egoisnya jika muslim berlaku demikian. ya Allah, jadikanlah aku seorang muslim yang benar-benar mencintai agama dan saudaranya karenaMu, berdaya guna bagi islam, dan umat manusia umumnya serta umat islam khususnya ; dengan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan da'wah islam saat ini hingga ajalku menjemput berkahilah usia ku dengan banyak taubatan nasuha atas dosa-dosaku dan amalan sholih serta perjuangan dan pengorbanan di jalan yang Kau ridhoi, Islam seberapa pun banyak/sedikit usia yang Kau inginkan dalam hidupku

Wednesday, December 28, 2011

VoiCe of HeaRt


Lord...

all praise be upon You

coz You have given me a chance

to change my life before and after



all praise be upon you

coz You have given me the most precious gift

those who love me and whom i love

just b'coz of You



all praise be upon You

coz You have given me new spirit of life

to defend and fight for the truth in Your path

and strive to sacrifice more in aboveboard

all praise be upon You

coz You have taught me how to leave

all the things i loved but You hated

coz You have taught me how to start everything from nought

coz You have taught me how to respect the sincerity those who love and care about me

b'coz of You



More than words to say

my voice of heart deep inside

is more than words to say...

You alone knows all about it inside :)

Wednesday, August 17, 2011

Manusia yang Rugi dan Beruntung


'Siapa manusia yang merugi?'



Berdasarkan hadist dari Abu Hurairah ra ia berkata : Rasulullah SAW bersabda :

" Sungguh rugi seseorang ketika (1). Namaku disebut disampingnya tetapi dia tidak bershalawat atasku.Sungguh rugi seseorang yang (2). Bertemu dengan Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya diampuni. Dan sungguh rugi seseorang yang (3). Mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan renta, tetapi keduanya tidak menjadi sebab yang memasukkannya ke dalam surga..Rib'i berkata, 'Aku tidak tahu kecuali ia berkata : atau salah satu dari kedua orang tuanya'..." (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim)





'Lalu, siapa manusia yang beruntung?'





Berdasarkan Qs al Ashr : 1-3, bahwa Allah SWT berfirman :



" Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali:

(1). Orang-orang yang beriman (beriman = meyakini, percaya pada Allah dan apa-apa yang Dia perintahkan untuk kita imani / yakini / percaya100% tanpa keraguan sedikitpun, yakni beriman pada kitabullah, para malaikat, nabi dan rasul, hari akhir, serta Qadha' dan QadarNya~> mengimani semuanya dari hasil proses 'tafkir' / berfikir mendalam manusia yang dibimbing wahyu Allah~> hingga ia merasa wajib untuk membuktikan dan merealisasikan keimanannya pada rukun iman 6 dalam kehidupan sehari-hari dengan mentaati syari'ahNya secara kaffah, disertai sikap 'tasliman' / menerima dengan sepenuh hati~> Qs an Nisaa' : 65)



(2). Orang-orang yang mengerjakan amal sholih (amal sholih~> amal yang mendapatkan 'reward' / pahala dengan menjalankan apa-apa yang di'wajibkan' / diperintahkan oleh Allah dan apa-apa yang di'sunnahkan' oleh Allah. Sedangkan amal yang di'mubahkan' oleh Allah akan dia seleksi sebatas apa yang ia butuhkan bukan sekedar ia inginkan).



(3). Orang-orang yang saling menasihati supaya mentaati kebenaran (kebenaran = Islam~> menyeru kepada Islam (da'wah Islam) / amar ma'ruf nahi munkar).



(4). Orang-orang yang saling menasihati supaya menetapi kesabaran~> dalam ber'amar ma'ruf nahi munkar, kita sering menghadapi resiko untuk ditolak, dimarahi, dicaci, dikucilkan, diintimidasi, di anggap aneh / asing, bahkan ditangkap atau dibunuh~> semua ini tak kuasa kita jalani kecuali dengan menetapkan diri kita untuk bersabar karena Allah, seraya terus berusaha istiqamah dalam aktivitas saling menasihati supaya mentaati kebenaranNya, yakni mentaati hukum Islam.









Post Script :

1. Ternyata, kunci sukses manusia di dunia dan akhirat itu mahal, karena surga Allah di akhirat itu mahal tak ternilai oleh dunia dan alam semesta.



2. Moto kehidupan seorang muslim sejati (mu'min) : berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian~> dunia adalah tempat singgah dan berteduh kita untuk mengumpulkan bekal yang cukup untuk kita bawa ke akhirat, tujuan akhir hidup kita. Dunia ini menggoda namun hina dan fana dalam pandanganNya. Maka, jangan mudah tergoda dengan kefanaan perhiasan dunia. Bagi seorang mu'min, kehidupan dunia--dalam suka dan dukanya-- penuh dengan ujian, perjuangan dan pengorbanan.





" Ya Allah,

Tetapkanlah hamba di jalanMu, walau jalan itu amat berliku-liku dan terjal. Sering kuhadapi godaan dan hambatan serta kualami kekhilafan, kesalahan, dan dosa-dosaku padaMu dan sesamaku dalam menapaki jalanMu yang lurus. Luruskanlah hamba ketika hidupku bengkok. Meski terasa sakit....

Jadikanlah hamba manusia yang beruntung di yaumil hisab "

Saturday, February 5, 2011

Dunia Butuh Khilafah

Dunia adalah tempat di mana umat manusia,muslim dan non muslim,hidup.Dalam hidup,islam mengenal istilah khilafah.Khilafah adalah bentuk pemerintahan atau negara dalam islam (khalifah adalah kepala negaranya) yang di contohkan oleh rasulullah sebagai amirul mu'minin pertama,khulafa'ur rasyidin dan para khalifah sesudahnya hingga keruntuhannya pada tanggal 3 maret 1924 di turki. Sejak saat itu,umat manusia,terutama umat islam,bagaikan anak yang kehilangan ibunya. Dunia pun merasakan hal yang sama. Karena khilafah adalah kepemimpinan umum bagi umat manusia,yang menerapkan seluruh hukum Allah yang tercantum dalam al Qur'an dan as sunnah di segala aspek kehidupan. Dalam sejarah peradaban dunia,khilafah amat di butuhkan oleh umat manusia,bahkan pernah memimpin selama 13 abad (1300 tahun : 622-1924)

MUSLIM BUTUH KHILAFAH

Umat muslim butuh khilafah karena dengan khilafah, mereka akan mendapatkan kemuliaan dan kelapangan hidup di dunia dan mendapatkan ridho dan rahmat dari Allah SWT dengan pahala dan surga di negeri akhirat. Tanpa khilafah,amat besar kerugian yang di derita umat muslim di berbagai negeri. Dengan ketiadaan khilafah, amat besar keuntungan yang di raih para imperialis kufur di berbagai negeri muslim dan non muslim; iraq, afghanistan, mesir, kashmir, palestine, pakistan, saudi arabia, myanmar, timor leste,dan lain-lain. Dan amat merugilah kondisi kita umat muslim di dunia. Oleh karena itu, amat besar pula kebutuhan umat muslim dengan adanya khilafah. Dan tatkala khilafah kembali tegak, niscaya janji Allah akan terealisir:

"Allah telah berjanji kepada orang-orang beriman dan mengerjakan amal sholih di antara kalian, bahwa Dia akan menjadikan merka berkuasa di muka bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa;Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhoi untuk mereka dan Dia akan benar-benar menukar keadaan mereka sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka akan tetap menyembahKu dengan tidak menyekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Siapa saja yang tetap kafir sesudah itu,mereka itulah orang-orang yang fasik."(Qs.an nuur:55)

NON MUSLIM BUTUH KHILAFAH

Non muslim butuh khilafah karena :

1. Kehampaan spiritualitas,ketiadaan aqidah shohih yang mampu menyelesaikan problem kehidupan mereka dalam segala aspek.

Kesempitan hidup telah menjadikan sebagian manusia berbuat nekat dengan melakukan bunuh diri, pelecehan terhadap perempuan, penghancuran nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan spiritual dalam diri mereka. Sebaliknya, mereka mendewakan individualisme, kepentingan pribadi, materialisme, dan nafsu jasadiyah. Tanpa khilafah, kehidupan macam inilah yang mereka jalani. Hanya dengan khilafah, kehampaan spiritualitas akan terpenuhi dengan adanya akidah shohih yang mampu memecahkan problem hidup manusia dalam segala aspek,dan dengan adanya masalah keimanan, moralitas, dan kemanusiaan yang senantiasa menjadi poros pengkajian dan pemikiran dunia. Hanya khilafah dengan politik luar negerinya yang bebas aktif, da'wah islam akan menyebar luar ke penjuru dunia dan mendorong manusia untuk melihat kebenaran dan keadilan Allah dengan islamNya. Jika dengan ketiadaan khilafah saja Allah mampu menerangi manusia dengan cahaya islam dengan bertebarannya para mu'allaf, terlebih lagi jika khilafah eksis kembali. Lalu ratusan ribu bahkan jutaan manusia akan berbondong-bondong masuk dalam islam tanpa paksaan:

"Jika pertolongan Allah dan kemenangan telah datang.lalu kamu menyaksikan manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepadaNya.Sesungguhnya Dia maha penerima taubat."(Qs.an nashr:1-3)

2. Hegemoni kapitalisme yang meneror dan menyiksa tidak hanya umat muslim tapi seluruh umat manusia.

Ideologi kapitalis dengan azas fashlu diin anil hayah wad daulah alias sekulerismenya telah menjadi justifikasi bagi para pendiri dan pengemban nya untuk melakukan berbagai kekejaman atas nama demokratisasi di berbagai negeri,baik muslim dan non muslim. Iraq, palestine, bosnia, kashmir, kosovo, ambon, afghanistan, lebanon, poso, chechnya, myanmar, dan belahan dunia lain adalah bukti nyata. Kapitalisme juga yang menjadi justifikasi bagi pemerintah AS dan sekutunya untuk mengeruk kekayaan negeri-negeri muslim seperti indonesia, arab saudi, iraq,dan negeri kaya lainnya seperti venezuela, timor leste, dan lain-lain. Inilah yang harus kita bayar dari perjuangan sia-sia demokrasi; dari,untuk dan oleh rakyat; dengan darah,harta karun kita yang terampas, dan harga diri yang tak ada nilainya. Kapitalisme juga yang telah menumbuhkan benih arogansi manusia 'fir'aun' abad 21 semacam George W Bush yang menyeru, "Sesungguhnya aku adalah tuhanmu yang maha tinggi,..maka kalian tidak boleh memiliki pendapat lain kecuali pendapatku,...hanya ada dua pilihan bagi kalian :' charot'jika kalian berada di belakangku atau 'stick' jika kalian berada di balik para teroris itu (umat islam yang berjuang fii sabilillah)" ..

Tuhan macam inikah yang kini di dewakan oleh hampir seluruh pemimpin dan umat muslim kita? Tuhan macam inikah yang kini mereka takuti? bukankah Allah lagi yang mereka dewakan sebagai ilah yang tidak hanya mereka sembah tapi juga dengar, taati, dan takuti? mana syahadat mereka 'laa ilaaha ilallah Muhammadur rasulullah'?...

Hanya khilafah yang akan meruntuhkan arogansi manusia semacam Bush, Obama, Husni Mubarak, dan penguasa zhalim lainnya. Hanya khilafah yang mampu menghapus imperialisme para penjajah di berbagai negeri di dunia. Hanya khilafah yang mampu merealisasikan pernyataan Umar Bin Khattab ra, "sejak kapan engkau memperbudak manusia padahal mereka telah di lahirkan oleh ibu-ibu mereka sebagai orang merdeka?"..hanya khilafah yang mampu meletakkan nilai-nilai perlindungan atas umat manusia; darah,harta,kehormatan dan kemuliaan mereka sebagai manusia yang beradab dan bermartabat.Khilafahlah yang menghalangi peperangan yang sia-sia dan menjaga hak generasi-generasi yang akan datang terhadap lingkungan yang bersih tanpa polusi. Kepemimpinan umat manusia dalam daulah khilafah akan di serahkan pada para laki-laki muslim yang hati mereka telah dihidupkan oleh keimanan. Mereka tidak menginginkan kerusakan dan kesombongan di dunia. Mereka mengetahui bahwa kepemimpinan adalah tanggung jawab dan amanah yang akan di mintai pertanggung jawaban oleh Allah di yaumil hisab:

" Tahanlah mereka (di tempat pemberhentian)karena sesungguhnya mereka akan di tanya"(Qs.ash shaffat:24)

Walhasil,betapa besar umat manusia butuh kepemimpinan semacam ini.

Maha benar Allah dalam firmanNya:"tiadalah kami mengutus engkau melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam " (Qs.al anbiya':107)

Friday, January 7, 2011

Permainan Terorganisir di Dunia Fana




DUNIA dalam PANDANGAN ALLAH (ISLAM)

" Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? " (Qs al an'aam : 32)



" Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan " (Qs ali imran : 185)




Yup! Dunia itu penuh dengan permainan dan senda gurau. Dunia juga penuh dengan kesenangan yang memperdayakan.

Coba kita bayangkan!

Sejak bangun tidur hingga akan tidur kembali, kehidupan dunia fana yang kita jalani penuh dengan permainan dan senda gurau serta kesenangan yang memperdayakan.

~ Kita beraktivitas :

1. Menyalakan TV, membaca koran, majalah, media online (internet)

Apa yang kita lihat? Suguhan berupa :

- Berita, baik dan buruk

- Hiburan semacam gosip infotainment (insert,go show,dsb), musik (MTV, inbox, dahsyat, dsb), film (telenovela, sinetron, film (bolly/holly)wood, dsb), komedi (srimulat, extravaganza, opera van java, bukan empat mata, awas ada sulee...dsb), reality show (tolong, termehek-mehek, orang ke 3, dsb), ajang kompetisi bakat (indonesian idol, IMB,dsb), ajang biro jodoh mengumbar syahwat (take me/him out, dsb)

2. Pergi ke :

Pasar/mall

Apa yang kita lakukan?

- Belanja__>belanja yang dibutuhkan atau tak dibutuhkan

- Belanja plus__>window shopping alias cuci mata, nonton pertunjukkan/hiburan yang ada dalam pasar/mall, belanja sambil ngerumpi/nge-gosip

Sekolah/kampus

Apa yang kita lakukan?

- Belajar

- Belajar plus__>refreshing semisal ikut ekskul,bermain,berteman dan bersenda gurau dengan teman, dari yang halal hingga haram semisal berteman tapi mesra, berpacaran, bahkan berzina

3. Kita merayakan :

Hari keagamaan semisal idul fitri, idul adha atau tahun baru

Apa yang kita lakukan?

- Merayakan nya dengan khidmat__> zikrullah, bermajelis ta'lim, dan meningkatkan ilmu dienul Islam

- Merayakan nya dengan euforia berlebihan hingga bersikap berlebih-lebihan dan boros

- Meniup terompet, menyalakan kembang api, petasan

- Ikut 'track-track'an

- Hang out semalaman bahkan berhari-hari

- Berpesta pora

- Bahkan bermaksiyat padaNya di malam tahun baru dengan berzina, dsb

4. Kita bermain dan menonton olah raga dan permainan :

Sepak bola, berkuda, bertinju, dsb

Apa yang kita lakukan?

- Sekedar bermain dan berolah raga atau refreshing

- Bermain dan berolah raga plus__>ikut menjadi bonek mania berakibat pada fanatisme buta, permusuhan, pertikaian, ikut taruhan alias berjudi hingga melalaikan kewajiban kita pada Allah dan orang lain serta hakikat persoalan manusia dalam segala bidang(poleksosbudhankam)



SIKAP KITA?



Melihat begitu banyak aktivitas manusia diatas, bisa kita bayangkan betapa banyaknya aktivitas tersebut dipenuhi dengan senda gurau, permainan, dan kesenangan yang memperdayakan bagi sebagian para pelaku aktivitas tersebut.



Bermain dan bersenda gurau serta menikmati dunia dengan segala perhiasannnya tak mengapa asalkan tak melalaikan kita dari tujuan hidup kita di dunia sebagai seorang muslim dan mu'min.



Dalam islam, memang kita tak dilarang nonton bola via televisi atau main bola itu sendiri. Asal jangan kemudian melalaikan kewajiban yang telah dibebankan oleh agama kita. Dan diharamkan di dalam aktivitas permainan tersebut adanya sebuah kemaksiyatan pada Allah

Allah Swt, berfiman: "...sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." [TQS al-Mâidah [5]: 90]



Imam Asy Syathibi menyatakan: "Hiburan, permainan, dan bersantai adalah mubah atau boleh asal tidak terdapat suatu hal yang terlarang." Selanjutnya beliau menambahkan, "Namun demikian hal tersebut tercela dan tidak disukai oleh para ulama. Bahkan mereka tidak menyukai seorang lelaki yang dipandang tidak berusaha untuk memperbaiki kehidupannya di dunia dan tempat kembalinya di akhirat kelak, karena ia telah menghabiskan waktunya dengan berbagai macam kegiatan yang tidak mendatangkan suatu hasil duniawi dan ukhrawi". Sebagaimana sabda Rasulullah saw. dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh Al Hakim dengan sanad shahih: Setiap permainan di dunia ini adalah bathil, kecuali tiga hal; memanah, menjinakan kuda, dan bermain dengan istri... Yang dimaksud bathil di sini, adalah sia-sia atau yang semisalnya, yang tidak berguna dan tidak menghasilkan buah yang dapat dipetik (Al Muwaafaqaat, Jilid I, hlm 84).




Semua bentuk aktivitas yang melenakan dan memperdayakan kita terkategori dalam permainan yang terorganisir (lahwun munadhomun) dan telah dirancang oleh orang-orang kafir (Zionis) untuk melenakan kaum muslimin.

Hal ini bisa disimak dalam Protocol of Zion poin ke-13 yang diterbitkan Prof. Sergyei Nilus di Rusia pada 1902. Intinya, "Zionisme merencanakan hendak mengundang masyarakat melalui surat-surat kabar waktu itu, untuk mengikuti berbagai lomba yang sudah diprogram. Diharapkan kesenangan baru yang diciptakan itu secara perlahan akan melenakan kaum muslimin dari konflik-konflik kaum muslimin dengan bangsa Yahudi."



0leh karena itu, hendaknya kita jangan terpedaya oleh tipu daya musuh-musuh Allah dalam melenakan dan memperdayakan manusia, termasuk diri kita sebagai muslim dan mu'min.

Alangkah baiknya kita senantiasa fokus pada tujuan penciptaan diri kita oleh Allah dan pada aktivitas yang semakin mendekatkan diri kita pada Allah. Termasuk membentengi diri kita dengan mengkaji Islam untuk kita amalkan dalam kehidupan ber-individu, bermasyarakat, dan bernegara.Serta aktif dalam kegiatan muhasabah, dan da'wah islam/amar ma'ruf nahi munkar

" Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku."(Qs ad dzariyat (51) : 55)

" 1. Demi Masa.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan menasehati supaya menetapi kesabaran. " (QS. Al 'Ashr: 1-3)




Sumber :

-Majelis Taqarrub Ilallah (MTI) DPD I HTI Jatim
Ahad, 2 Januari 2011
di Masjid Mu'awanah
Jl Jemur Handayani I/1 Surabaya

-Referensi Islam

Thursday, December 30, 2010

Wanita Sholihah, sebaik-baik wanita dunia akhirat




Inginkah muslimah saat ini sejelita bidadari di surga? Bidadari dengan sifat sebagaimana firmanNya,



" Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita parasnya. Seolah-olah mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik " (Qs ash Shaffat : 48-49)




Ibnu Katsiir menafsirkan ayat tersebut dengan wanita-wanita yang pandai menjaga kehormatannya. Paras mereka sangat jelita, matanya indah menawan, penampilannya luar biasa cantik, pandai menjaga diri, bertaqwa, dan bersih.



Allah juga berfirman,



" Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan " (Qs ar Rahman : 58)


Sebuah penggambaran yang begitu dahsyat tentang kecantikan seorang wanita bukan?Bidadari surga adalah kesempurnaan pesona seorang wainta. Tak hanya pesona lahiriyah, tapi juga batiniah.



Diriwayatkan oleh Anas Bin Malik Ra., bahwa nabi SAW bersabda," Seandainya seorang bidadari dari surga menampakkan diri kepada penghuni bumi, niscaya cahaya tubuhnya dan bau harumnya akan memenuhi ruang antara langit dan bumi, serta kerudung rambutnya lebih indah dan lebih bernilai daripada dunia seisinya " (HR. Bukhari)




Namun, percayakah kita bahwa ternyata ada sosok-sosok yang mampu mengalahkan sang bidadari surga itu? Ya, mereka adalah wanita sholihah. Meskipun di dunia mereka memiliki wajah biasa-biasa saja, ternyata mereka akan menandingi kemuliaan para bidadari surga ketika memasuki pintu surga.



Ummu Salamah ra bertanya kepada Rasulullah SAW, " Yaa Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, mana yang lebih utama di surga, wanita di dunia ataukah bidadari surga?" Rasulullah SAW lalu menerangkan bahwa perempuan dunia di surga sangat lebih utama daripada bidadari surga karena sholat, puasa, dan ibadah yang mereka lakukan. Allah memberi cahaya di wajah mereka, mereka mengenakan pakaian sutera di tubuhnya, warna kulit mereka putih, pakaian mereka hijau, perhiasan mereka kuning, pedupaan mereka mutiara, dan sisir mereka adalah emas. Mereka mengatakan, " Kami adalah perempuan-perempuan bahagia yang takkan pernah miskin. Kami adalah perempuan-perempuan penduduk tetap yang takkan pindah selamanya. Ketahuilah, kami adalah perempuan-perempuan yang ridha dan takkan marah selamanyA. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami menjadi miliknya. "




Menjadi wanita melebihi bidadari surga memerlukan syarat. Yakni menjadi wanita sholihah, yang taat pada Allah, menjalankan segala kewajibannya sebagai seorang muslimah dalam beribadah padaNya,dan dalam menyeru umat manusia kepada Islam (da'wah Islam), sebagai seorang istri bagi suaminya yang ia taati (selama perintah nya dalam rangka untuk mentaati bukan melanggar hukum Allah), dan sebagai seorang ibu yang mengatur rumah tangga dan mendidik anak-anaknya sesuai risalah Islam.



Alangkah mulialah menjadi seorang wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya di rumah dan berperan melahirkan generasi dambaan umat Islam. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga.



Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya,

"Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah". (HR. Muslim)



Bagi para muslimah, andakah wanita sholihah itu? Perempuan-perempuan abadi yang takkan pernah mati?

Bagi para suami dan orang tua muslim, sudahkah anda membantu istri dan anak-anak wanita anda menjadi wanita sholihah?

Marilah kita bersegara melakukan ketaatan pada Allah dalam segala hal tanpa tebang pilih. Sehingga kita, kaum muslimah, layak diberi predikat sebagai wanita sholihah oleh Allah SWT, dan dijadikanNya sebagai bidadari di akhirat (baca : di surga) sepeninggal diri kita di dunia fana ini.

Tuesday, December 14, 2010

Merespon Ni'mat Allah ala Nabi Sulaiman ataukah Qorun?



Berbicara tentang urusan sikap kita saat menerima ni'mat Allah, sadar atau tidak, identik dengan dua figur legendaris dalam urusan harta (dan kekuasaan). Yakni Nabi Sulaiman dan Qorun. Dua figur yang mewakili citra putih dan hitam atau terang dan gelap.


RESPON NABI SULAIMAN akan NI'MAT ALLAH


Nabi Sulaiman dikaruniai oleh Allah kekayaan dan kekuasaan yang luar biasa. Besarnya tak tertandingi hingga hari kiamat kelak. Kekuasaannya bukan hanya terbatas pada manusia, namun jugga meliputi jin dan binatang-binatang yang tunduk kepada beliau. Bahkan beliau diberi kemampuan (=mu'jizat) untuk berkomunikasi dengan binatang.



Simak kisah Nabi Sulaiman saat mendengar pembicaraan semut ditengah perjalanannya,



" Hingga apabila mereka (Nabi Sulaiman dan rombongannya) sampai di lembah semut berkatalah seekor semut : ' Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.' Maka dia (Nabi Sulaiman) tersenyum dengan tertawa karena mendengar perkataan semut itu. Dan dia berdo'a : ' Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk mensyukuri ni'matMu yang Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dia orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal sholih yang Engkau ridhoi ; dan masukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang sholih. '..." (Qs an Naml : 18-19)




Simak pula kisah Nabi Sulaiman saat memeriksa barisan pasukannya,



" Dan dia (Nabi Sulaiman) memeriksa burung-burung lalu berkata, ' Mengapa aku tak melihat burung hud-hud, apakah dia termasuk yang tak hadir. Sungguh aku benar-benar akan mengazhabnya dengan azhab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang'. Maka tak lama kemudian datanglah burung hud-hud, lalu ia berkata, ' Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya ; dan kubawa kepadamu berita dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah. Dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan Allah. Sehingga mereka tidak dapat petunjuk, agar mereka tidak menyembah Allah yang telah mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.'.." (Qs an Naml : 20-25)






Nabi Sulaiman sangat kaya dan berkuasa. Namun kekayaan dan kekuasaannya tidak menjadikan hijab atau penghalang bagi beliau untuk menyempurnakan penghambaan nya kepada Allah Ta'alaa.

Perhatikan respon beliau kala mendengar perkataan semut diatas. Sungguh luar biasa..tidak sombong. Justru ni'mat berupa kemampuan (mu'jizat) yang diberikan Allah pada beliau untuk mendengar pembicaraan semut direspon nya dengan membaca do'a yang tersebut dalam Qs an Naml : 18-19 diatas.



Simak pula respon Nabi Sulaiman kala singgasana Ratu Bilqis sudah berpindah ke tangan beliau.



" Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata, ' Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari akan ni'matNya. Dan barang siapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk kebaikan dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku maha Kaya lagi maha Mulia " (Qs an Naml : 40).



Subhanallah! Luar biasa. Kekayaan dan kekuasaan yang begitu besarnya itu justru menjadikan Nabi Sulaiman semakin mendekatkan diri pada sang maha Pencipta dan Pengatur.





RESPON QORUN akan NI'MAT ALLAH


Berbeda dari respon Nabi Sulaiman, Qorun justru menjadi kufur dengan ni'mat kekayaannya. Kekayaan telah membuat Qorun menjadi ujub atau sombong. Ia merasa bahwa kekayaannya yang dia peroleh disebabkan oleh kepandaiannya dan ilmunya. Ucapan ujub Qorun tersebut diabadikan oleh Allah dalam firmanNya,



" Qorun berkata, ' Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku.'.." (Qs al Qoshshosh : 78)



Astaghfirullah! Na'udzubillah min Dzaalik...





BAGAIMANA RESPON KITA akan NI'MAT ALLAH?


Respon manusia pada jaman ini, siapapun orangnya, sadar atau tidak, mewakili salah satu diantara dua figur legendaris diatas , Nabi Sulaiman yang mewakili figur yang rendah hati dan mensyukuri ni'matNya, dan Qorun yang mewakili figur yang ujub (sombong) dan mengkufuri ni'matNya.



Alangkah beruntunglah manusia yang merespon ni'mat Allah sebagaimana Nabi Sulaiman meresponnya. Dan alangkah meruginya manusia yang merespon ni'mat Allah sebagaimana Qorun meresponnya.

Kekayaan dan kekuasaan hendaknya senantiasa menjadikan diri kita tidak lupa diri dan selalu ingat Allah serta bersyukur padaNya, dengan menggunakan harta dan kekuasaan yang Allah berikan pada kita untuk semakin mendekat kepada Allah dan bersikap amanah serta adil terhadap kekayaan dan kekuasaan kita. Apapun kedudukan dan profesi kita.

Kekayaan tak menjadikan diri kita ujub dan ingkar pada Allah. Kekayaan dan kekuasaan tak seharusnya menjadikan diri kita semakin serakah, rakus, dan bersikap zholim pada sesama manusia. Seperti yang saat ini sudah biasa kita temui pada diri sebagian orang yang dikaruniai Allah harta kekayaan dan kekuasaan. Demi dunia yang menjadi tujuan hidup mereka, mereka menghalalkan segala cara. Demi kekayaan dan kekuasaan, mereka bersikap korup dan menipu rakyatnya. Ketika berkampanye dalam pemilu / pemilukada, mereka mengumbar janji-janji kosong. Pada saat mereka terpilih, mereka ingkar janji dan pedusta besar. Setiap kebijakan per-undang-undangan buatan mereka yang di terapkan atas rakyatnya di negeri ini seringkali bahkan selalu menzhalimi (menyakiti) rakyatnya.

Padahal, Sebaliknya, kekayaan dan kekuasaan justru seharusnya menjadikan diri kita termasuk manusia yang bertaqwa dan bersikap amanah terhadap kepemimpinannya serta adil pada sesama manusia.





" Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rizki kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan menyempitkannya ; Sesungguhnya Dia maha mengetahui lagi maha Melihat akan hamba-hambaNya. " (Qs al Israa' : 30)




Sekarang, bagaimana sikap kita, umat Islam, dalam merespon segala ni'mat yang telah Allah karunia kan pada diri kita? Seperti Nabi Sulaiman-kah? Atau seperti Qorun? Hanya Allah dan diri kita yang mengetahui jawabannya.



Wallaahu A’lam

Saturday, December 4, 2010

Selamat Menyongsong tahun baru Hijriyah, 1 Muharram 1432 H


Bertepatan dengan tahun 2010 di bulan Desember ini yang kan segera berakhir, Tak terasa, kita kembali bertemu dengan awal tahun baru hijrah. Kali ini kita mengakhiri tahun 1431 H dan memasuki tahun 1432 Hijrah.



Belum hilang dari benak kita,pra dan pasca ramadan dan idul fitri umat islam seluruh dunia berharap kembali dilahirkan menjadi figur manusia suci yang beriman pada Allah dan Islam. So,berbagai aktivitas bergelimang pahala dilakukan pada bulan suci tersebut. Namun hal ini tak ada bedanya dengan ritualitas muslim setahun sekali jika hanya dilakukan di bulan ramadan tanpa 'follow up' di 11 bulan lainnya.



Ini belum termasuk menjelang tahun baru,berbagai aktivitas bergelimang dosa dikemas rapi. Hotel-hotel berburu bintang, para bintang panen fulus karena teken full kontrak dengan hotel, pubs, dan tempat-tempat hiburan lainnya. Tak ketinggalan para ABG hingga orang tua kita pun berburu tempat-tempat 'cool for having fun all nite long'.



Luapan emosi sesaat ini telah melupakan teman,saudara,bahkan diri kita sendiri dari lingkungan sekitar. Jangankan berfikir tentang nasib saudara-saudara kita nun jauh di Palestina,Iraq,Afghanistan,Kashmir,Poso,Ambon,dll..,berfikir tentang mati saja lupa. Kita lupa bahwa maut bisa datang kapanpun, dimanapun tanpa permisi. Sementara bekal kita untuk menghadap yang maha kuasa sangat minim. Bukannya bertaubat tapi gemar koleksi dosa setinggi gunung kalau bukan setinggi langit.



Dan yang terpenting, ingatlah selalu pesan dan firman Allah,






وَالعَصرِ ﴿١﴾ إِنَّ الإِنسٰنَ لَفى خُسرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذينَ ءامَنوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَواصَوا بِالحَقِّ وَتَواصَوا بِالصَّبرِ﴿٣



(1Demi masa. (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, (3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran




Jadi, daripada pusing-pusing mikir 'mo ngapain ya malam tahun baru?', at best, buruan koreksi diri, yuk!



Jadikan hidup dan umur kita lebih berkah dan bermakna bagi diri kita,keluarga,dan orang lain serta sang maha pengasih dan penyayang kita,Allah SWT.



Selamat Menyongsong tahun baru Hijiriyah, 1 Muharram 1432 H dengan menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermakna berdasarkan syariah Allah, Al Qur'an dan as sunnah




Monday, October 25, 2010

HiDuP SeJaHteRa DibaWah NaUnGan KhiLaFah




DIBAWAH NAUNGAN KHILAFAH,MANUSIA HIDUP SEJAHTERA

Sejak pertama kali Allah mewahyukan risalah islam kepada rasulullah Muhammad SAW di Makkah hingga ketika islam diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Madinah,umat manusia merasakan indahnya hidup dibawah naungan daulah islam.Bahkan indahnya hidup dibawah naungan islam terus berlanjut pada masa khulafa'ur rasyidin dan para khalifah yang silih berganti memimpin dunia selama 13 abad.Keberadaan pemimpin(khalifah)adalah keharusan bagi manusia,seperti adanya air untuk kehidupan.Karena sesungguhnya tidak ada kebahagiaan bagi manusia kecuali bila ada pemimpin.Keadilan dan kebenaran tidak akan tampak kecuali dengan adanya kekuasaan pemimpin.Manusia akan menjadi lemah tanpa pemimpin.Dan jika mereka lemah,maka mereka tidak akan mendapatkan kemaslahatan,hukum-hukum syariah tidak bisa ditegakkan,dan hukum-hukum islam tidak dilaksanakan sehingga mereka merasa tidak nyaman dan tidak mendapatkan kemuliaan.

KEMASLAHATAN BAGI UMAT MANUSIA DENGAN ADANYA KHILAFAH




1.khilafah menjamin dan menjaga keamanan,pertahanan serta persatuan dan keutuhan negeri-negeri islam

Sejarah membuktikan bahwa khilafah pernah menjadi negara adidaya di dunia selama 13 abad.Namun keadidayaan khilafah sungguh berbeda dengan keadidayaan negara yang menerapkan sistem sekuler seperti saat ini.Saat ini,dunia dibayang-bayangi oleh teror negara adikuasa yang menerapkan sistem kufr dan bersikap rakus dalam mengeruk sumber daya alam terutama di negeri-negeri islam...namun ketika khilafah menjadi negara adidaya,khilafah akan benar-benar menjamin keamanan bagi dunia.Persis seperti apa yang terjadi pada masa kegemilangan islam.Para khalifah telah menjamin keamanan bagi umat manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan usaha keras mereka.Para khalifah juga sungguh telah menyediakan bernagai peluang bagi siapapun yang memerlukannya dan memberikan kesejahteraan selama berabad-abad dalam keluasan wilayah yang belum pernah tercatat lagi fenomena semacam ini setelah masa mereka.Selain itu,para khalifah juga menjaga pertahanan dan keutuhan serta persatuan di negeri-negeri islam.Ketiadaan khilafah membuat kaum muslimin bagaikan kehilangan rumah mereka.Akibatnya,orang-orang jahat dengan mudah keluar masuk dan membuat kerusakan di negeri-negeri islam.Keberadaan khilafah yang kembali menyatukan umat islam dalam satu tubuh bukan hal yang mustahil dilakukan.Karena ini pernah terbukti selama 13 abad.Khilafah islam berhasil menyatukan umat manusia dari berbagai ras,suku,bangsa,warna kulit dan latar belakang agama yang sebelumnya berbeda.Semuanya melebur dengan prinsip ukhuwah islamiyah.

2.khilafah menyatukan umat manusia
Karena umat islam wajib mengemban da'wah islam kepada seluruh umat manusia,maka wajib bagi kaum muslimin dan daulah islam untuk membebaskan berbagai negeri demi menyelamatkan mereka dari kehidupan yang menyengsarakan dan dari sistem yang rusak.Berbagai futuhat(pembebasan)tersebut tidak lain merupakan bentuk pelaksanaan dan kewajiban untuk menyampaikan risalah islam ke seluruh umat manusia dengan cara yang sangat menarik perhatian yakni dengan menegakkan hukum-hukum islam kepada mereka dan menyebarluaskan pemikiran-pemikiran islam ditengah kehidupan mereka.Sejarah telah membuktikan bahwa islam telah menguasai hati ratusan bangsa di negeri-negeri yang terbentang mulai dari Cina,Indonesia,India,hingga Persia,Syam,jazirah arab,Mesir,bahkan hingga Maroko dan Spanyol.Islam pun telah menajamkan cita-cita mereka,memuliakan akhlaqnya,membentuk kehidupannya yang khas,dan membangkitkan harapan ditengah-tengah mereka,meringankan urusan kehidupan mereka,serta membangkitkan gelora dan semangat mereka untuk senantiasa memperjuangkan islam.Islam telah mewujudkan kejayaan dan kemuliaan bagi mereka sehingga jumlah orang yang masuk kedalam islam kian hari kian bertambah.

3.Khilafah menjamin hak seluruh warga(muslim dan non muslim)dan melindungi orang yang lemah
Dalam islam,seorang khalifah bertanggung jawab atas pemenuhan kebutuhan rakyatnya,baik atas anggota keluarganya maupun anggota masyarakatnya.Telah tercatat dalam sejarah bahwa khalifah Umar Bin Khattab telah membangun sebuah rumah yang diberi nama 'daar ad daqiiq'(rumah tepung).Di sana tersedia berbagai jenis tepung,kurma,dan barang-barang kebutuhan lainnya,yang bertujuan untuk membantu orang-orang yang singgah dalam perjalanan dan memenuhi kebutuhan orang-orang yang membutuhkan sampai ia terlepas dari kebutuhan itu.Rumah itu dibangun di jalan antara Makkah dan Syam di tempat strategis dan mudah dicari oleh para penyinggah jalan(musafir).Rumah yang sama juga dibangun di jalan antara Syam dan Hijaz.Sementara pada masa khalifah Khalid Bin Walid,terhadap penduduk al hairah yang beragama nasrani dan merupakan ahlu dzimmah,diterapkan atas mereka suatu kebiijaksanaan bahwa jika ada orang tua atau siapapun yang lemah,tidak mampu bekerja,tertimpa kemalangan atau jatuh miskin,maka ia dibebaskan dari tanggungan jizyah dan ia menjadi tanggungan baitul maal kaum muslimin selama ia tinggal di daarul islam.

4.khilafah akan memuliakan dan menjaga kehormatan perempuan
Islam sangat memuliakan perempuan dan menjaga kehormatan perempuan dengan kewajiban menutup aurat dan mengatur pergaulan perempuan.Perempuan diposisikan oleh islam pada tempat yang sangat mulia dalam keluarga sebagai ummu wa rabbatul bait(ibu dan pengatur rumah tangga).Lebih dari itu,perempuan diberikan peran politik yang agung dalam masyarakat.Dengan demikian,para ibu menjadi ujung tombak terciptanya generasi islam yang berkualitas dan bertaqwa.

5.Sistem islam unggul dalam berbagai aspek kehidupan.
Penerapan islam secara kaffah dalam sistem khilafah islam akan meniscayakan keberhasilan dan kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan seperti aspek politik,ekonomi,pendidikan,sosial budaya,dan militer.Namun perlu ditegaskan bahwa keberhasilan dan kemajuan tersebut tidak akan muncul secara kebetulan atau tanpa syarat,melainkan ada syarat mutlaknya.Keunggulan sistem islam hanya akan tampak dan eksis jika islam diterapkan secara kaffah dalam masyarakat islam.Sebab sistem kehidupan islam bersifat intergral dan saling melengkapi.
Berikut adalah keunggulan sistem islam dalam bidang:
*Politik
Politik Dalam Negeri
Politik dalam negeri khilafah adalah melaksanakan hukum-hukum islam di negeri-negeri yang tunduk pada kekuasaan islam,yakni meliputi pengaturan muamalah,memberlakukan hudud,melaksanakan uqubat(sanksi),memelihara akhlaq,mengarahkan penegakkan syiar dan ibadah,serta memlihara seluruh urusan masyarakat sesuai hukum islam:
-seluruh hukum islam dilaksanakan atas kaum muslimin.
-membiarkan non muslim dengan akidah dan ibadah mereka.
-khilafah juga memberlakukan bagi non muslim dalam urusan makanan dan pakaian sesuai agama mereka dalam koridor peraturan umum.
-urusan pernikahan dan perceraian diantara non muslim ditetapkan sesuai agama mereka oleh qadhi(hakim)yang berasal dari kalangan mereka sendiri.
-khilafah melaksanakan syariat islam seperti muamalah,uqubat,sistem pemerintahan,sistem ekonomi,dll atas seluruh warga baik muslim dan ahlu dzimmah/non muslim.
-setiap orang yang memiliki kewarganegaraan islam adalah rakyat negara sehingga negara wajib memelihara mereka secara keseluruhan tanpa membedakan kaum muslimin dan ahlu dzimmah.

Politik Luar Negeri
Politik luar negeri khilafah adalah hubungan antara negara dengan negara,bangsa,dengan umat lain sebagai bentuk pemeliharaan urusan umat di luar negeri.Politik luar negeri khilafah dilakukan atas dasar penyebarluasan islam ke seluruh dunia.Maka politik luar negeri khilafah adalah mengemban da'wah islam ke penjuru dunia dengan metode jihad.

*Ekonomi
Politik ekonomi islam(PEI)adalah pengaturan urusan masyarakat dalam aspek ekonomi,dalam dan luar negeri,sesuai syariat islam.PEI bertujuan untuk memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan pokok orang perorang dan memberikan kemungkinan kepada semua orang untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier mereka dalam bingkai life style masyarakat islam.Maka yang disasar PEI adalah kesejahteraan orang perorang seluruh rakyat,bukan secara makro/agregat/kolektif,sehingga PEI akan memastikan kesejahteraan dan kemiskinan dapat diatasi dengan benar dan riil.Dalam sistem ekonomi islam(SEI),ada 3 pilar yang menunjukkan keunggulan ekonomi islam,yakni:
-konsep milkiyah al maal(kepemilikan harta),meliputi kepemilikan individu,kepemilikan umum,dan kepemilikan negara
-konsep tasharruf al maal(pengelolaan harta),yang didalam islam akan dianggap sah pula.Tasharruf ini mencakup pemanfaatan dan pengembangan harta yaitu mengutamakan pembelanjaan wajib,sunnah,baru yang mubah.Islam melarang pemanfaatan harta yang tidak syar'i dan negara wajib memberikan sanksi ta'zir atasnya seperti pemanfaatan harta haram.
-tawzi' ats tsarwah(distribusi kekayaan).Islam mengharamkan penimbunan emas,perak,uang atau modal yaitu jika ditimbun bukan untuk membiayai sesuatu yang direncanakan.Islam juga hanya membolehkan ekonomi riil dan melarang praktik ekonomi non riil.Semua ini menjamin pendistribusian kekayaan masyarakat secara adil,dan menjamin semua aktivitas ekonomi bersifat riil serta memiliki efek langsung terhadap kesejahteraan dan peningkatan taraf ekonomi.
Pada masa khalifah Umar Bin Abdul Aziz,beliau dikenal sebagai khalifah yang sukses menyejahterakan rakyatnya.Ibnu Abdil Hakam meriwayatkan,Yahya Bin Said,seorang petugas zakat masa itu,berkata,'saya pernah diutus Umar Bin Abdul Aziz untuk memungut zakat ke afrika.Setelah memungutnya,saya bermaksud memberikannya kepada orang-orang miskin.Namun saya tidak menjumpai seorangpun.Umar Bin Abdul Aziz telah menjadikan semua rakyat pada masa itu makmur.Akhirnya saya memutuskan untuk membeli budak lalu memerdekakannya.'Dan sekalipun rakyatnya makmur,khalifah Umar Bin Abdul Aziz tetap hidup sederhana,jujur,dan zuhud.Bahkan sejak awal menjabat khalifah,beliau telah menunjukkan kesederhanaannya dengan tindakannya mencabut semua tanah garapan dan hak-hak istimewa bani umayyah,serta mencabut hak-hak mereka atas kekayaan lainnya yang mereka peroleh dengan jalan kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan khalifah bani umayyah.Khalifah Umar memulai dari dirinya sendiri dengan menual semua kekayaan seharga 23.000 dinar(Rp 12 miliar)lalu menyerahkannya semua uang hasil penjualannya ke baitul mall.Subhanallah!

*Pendidikan
Dalam sistem islam,pendidikan bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang berkepribadian islam,yaitu memiliki pola fikir dan sikap islami.Jadi,pendidikan dalam islam bukan sekedar 'trasfer of knowledge' dan 'transfer of values' tetapi memperhatikan apakah ilmu pengetahuan yang diberikan akan dapat mengubah pola sikap ataukah tidak.Produk pendidikan yang dihasilkan haruslah handal dalam penguasaan tsaqafah islam,penguasaan ilmu terapan(science&tech),serta penguasaan skill yang tepat dan berdaya guna.Khilafah wajib untuk mengatur segala aspek yang berkaitan dengan sistem pendidikan yang diterapkan,seperti: yang berkaitan dengan kurikulum,akreditasi sekolah/perguruan tinggi,metode pengajarannya,bahan ajarannya,serta mengupayakan agar pendidikan dapat diakses dengan mudah oleh rakyat.

*Sosial Budaya
Dalam sistem islam,keimanan menjadi azas interaksi laki-laki dan perempuan.Azas iman inilah yang akan menyelamatkan laki-laki dan perempuan dari kebobrokan pergaulan bebas.Sedangkan pernikahan dipandang sebagai wujud ketaqwaan laki-laki dan perempuan.Pernikahan bukan hanya sarana untuk mencapai kenikmatan lahiriyah tapi merupakan bagian dari pemenuhan salah satu naluri yang disandarkan pada aturan Allah yang bernilai ibadah.Dengan begitu,pernikahan akan memberikan kontribusi bagi kestabilan dan ketentraman masyarakat.

*Militer
Dalam islam,militer adalah bagian dari politik.Bahkan,militer menjadi ujung tombak dari manuver-manuver politik yang dilakukan oleh negara islam,khususnya dalam politik hubungan luar negeri,karena negara islam wajib menyebarluaskan risalah islam ke penjuru dunia dengan da'wah dan jihad.
Perihal hubungan militer dengan negara,negara islam adalah negara yang bersifat ideologis yang mengemban ideologi islam ke seluruh dunia,serta mempertahankan dan menjaganya dari serangan musuh-musuh Allah dan islam.OLeh sebab itu,militer yang kuat sangat dibutuhkan karena penyebaran risalah islam dilakukan dengan metode da'wah dan jihad,dan karena militer memiliki fungsi penting untuk:

-menghilangkan hambatan-hambatan fisik yang menghambat penyampaian risalah islam kepada umat manusia di wilayah-wilayah daarul kufr.
-mengemban da'wah islam di wilayah-wilayah daarul kufr tersebut.
-menjaga ketertiban pelaksanaan syariah islam di dalam negeri.

Adapun hubungan militer dengan rakyat/sipil,maka islam tidak mengenal dikotomi sipil-militer,karena keduanya adalah mukallaf,sama-sama ditaklif hukum islam.Islam juga tidak mengenal previlege(pengistimewaan)militer atas sipil atau sebaliknya.Mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara islam dalam berpolitik,berda'wah,mengkoreksi penguasa(muhasabah lil hukaam),amar ma'ruf nahi munkar,mendirikan atau bergabung dengan partai politik islam,berjihad,dll.Islam juga tidak mengenal slogan-slogan peleburan militer dengan rakyat karena faktanya,masyarakat adalah orang-orang yang memiliki skill melalui wajib militer yang dilakukan negara sebagai seorang prajjurit yang siap sedia terjun ke medan perang.Pada masa rasulullah,mobilisasi umum dilakukan ketika jihad memanggil kaum muslimin.Para sahabat turut terlibat dalam pelatihan dan peperangan tersebut.Setelah perang usai,merekapun kembali beraktivitas sebagai petani,pedangang,dll.Bahkan dalam perang azhab,keterlibatan seluruh warga negara baik laki-laki maupun perempuan,sangat jelas.
Jadi,konsep peperangan rakyat semesta sesungguhnya telah dicetuskan pertama kali dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara islam 15 abad yang lalu.
Dengan demikian,militer dan rakyat adalah dua sisi mata uang,satu dengan yang lain mampu melakukan metamorfosis seketika itu juga sesuai dengan kebutuhan jihad fii sabilillah.


MARI BERJUANG TEGAKKAN KHILAFAH!


Selama 13 abad indahnya hidup dibawah naungan islam dirasakan oleh umat manusia dalam segala aspek kehidupan.Namun keindahan itu sirna ketika khilafah islam terakhir,yakni turki utsmaniy diruntuhkan oleh musthafa kamal attaturk pada tanggal 3 Maret 1924.Kemudian hukum-hukum islam dicampakkan dari kehidupan.Kesatuan tubuh dunia islam pun tercerai berai dalam berpuluh-puluh negara kecil.Dan negeri-negeri islam dipimpin oleh banyak pemimpin yang mengatur urusan umat dengan hukum sekuler yang tidak bersumber dari hukum Allah.Akibatnya,persoalan multidimensi datang silih berganti dan kesempitan hidup yang saat ini kita rasakan kian hari kian bertambah parah.Keberadaan khilafah yang mampu menyatukan kembali umat islam dalam satu tubuh dan umat manusia dalam satu kesatuan dunia serta menyelesaikan problem dan kesempitan hidup yang menghimpit dengan menerapkan syariah islam secara kaffah adalah suatu keniscayaan bukan utopia.Karena Allah telah menjanjikannya(dalam Qs an nuur:55).Pertolongan Allah amat dekat.Hanya ada dua opsi bagi kita,berdiam diri dengan kondisi sempit dibawah himpitan dan cengkeraman sistem kufr yang dimurkai Allah atau ikut berjuang tegakkan khilafah yang akan terapkan syariah Allah/islam yang diridhoi olehNya.
Allahu Akbar!!!

Monday, October 4, 2010

Diriku dan Waktu




by Dian Puspita Sari on Monday, 04 October 2010 at 16:50

Kuteringat firmanNya :



وَالعَصرِ ﴿١﴾ إِنَّ الإِنسٰنَ لَفى خُسرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذينَ ءامَنوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَواصَوا بِالحَقِّ وَتَواصَوا بِالصَّبرِ﴿٣



(1Demi masa. (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, (3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran



Ayat ini menghujam qalbuku



Tak terasa,
Betapa cepat waktu berlalu tinggalkan kita
Betapa terasa waktu bagaikan pedang
yang siap menebas leher kita

Tak terasa,
Kecepatan waktu berlalu
Usia kita semakin berkurang
Jatah hidup kita pun berkurang
Sementara bekal yang kita siapkan minus untuk akhirat

Seoptimal apa upaya kita
untuk menyempurnakan kewajiban kita
pada Allah, diri kita dan umat manusia?
Seoptimal apa upaya kita
untuk memperbanyak amal sunnah kita
dengan sholat/puasa sunnah, tilawah al Qur'anul kariim, dan memiliki target mengkhatamkannya,
infaq dan sadaqah fii sabilillah?
Seoptimal apa upaya kita untuk memenuhi hak saudara dan umat manusia yang membutuhkan uluran tangan kita?


Tak terasa,
Ternyata bekal itu masih jauh dari cukup
Upaya kita menyempurnakan kewajiban dan memperbanyak amal sunnah kita di dunia nyata belum optimal

Sementara di sisi lain,...
Kita merasa sudah atau sedang berbuat banyak untuk Islam dan umatnya
di dunia maya
via blogging dan paging ala FB, MP, Myspace, Tagged, MFB, dsb


Seberapa penting dan perlu semua itu kita manfaatkan untuk kemaslahatan Islam dan umatnya

hingga kita rela menghabiskan banyak waktu kita di sana melebihi waktu kita untuk bermunajat pada Allah? untuk orang-orang disekitar yang belum banyak tersentuh oleh diri kita, seperti keluarga, tetangga, saudara, teman, dan manusia yang butuh tenaga, waktu, dan harta kita?

Sepemahamanku : Manfaatkan fasilitas dunia maya sebatas apa yang kita butuhkan dan dianggap penting oleh Islam

Misalkan :

~Manfaatkan untuk menulis dan mengirim tulisan berupa opini, artikel, puisi dan lain sebagainya yang bernuansa dawah Islam atau meluruskan pandangan yang keliru menurut Islam ke media cetak baik online maupun non online via email serta memuatnya dalam blog atau page kita

~Batasi tautan atau item yang akan kita tambahkan sebatas pada apa yang kita butuhkan atau anggap penting dalam Islam

~Tak perlu banyak 'habiskan' energi kita untuk terlalu menanggapi atau merespon pendapat yang berseberangan dengan pendapat kita. Berpendapatlah sebatas apa yang kita butuhkan untuk menanggapinya. Singkat tetapi padat muatannya. Dan hendaklah jangan terlalu 'ngotot' dalam berdiskusi dan berdebat
Jika toh poin terakhir terpaksa kita lakukan, dengan cara yang ma'ruf tentunya, saya berfikir hal ini lebih baik dilakukan di dunia nyata. Karena orang-orang yang berinteraksi dengan kita, baik keluarga, teman, tetangga, atau masyarakat akan merasakan dampak langsung (yang baik menurut Islam) dari seruan atau perbuatan kita.


~Luruskan niat dan motivasi kita bersurfing ria di dunia maya, ikhlas lillaahi ta'alaa untuk mencari keridhoanNya, bukan untuk mencari 'popularitas' diri atau riya'



Di sekitar kita,bahkan bisa jadi diri kita sendiri (na'udzubillah--smoga tak terjadi..),

masih banyak saudara kita seagama yang gemar bermaksiyat pada Allah

seperti tak mengerjakan sholat, berzinah, membuka auratnya dengan tak mengenakan khimar dan jilbab ketika keluar rumah, berjudi, minum miras, terlibat kriminalitas, berzinah dan mengkonsumsi narkoba, dan lain sebagainya...

masih banyak saudara kita yang meninggalkan amar ma'ruf nahi munkar. Mereka mendiamkan kemunkaran yang terjadi di depan mata mereka. Sementara mendiamkannya berarti menyetujuinya dan membiarkannya terjerumus kedalam jurang neraka dan azhab Allah. Bahkan sudah pasti, disamping banyak kemaksiyatan yang merajalela disekitar kita, masih begitu banyak hal dari kualitas keimanan diri kita yang perlu kita upgrade dari waktu ke waktu.

Ternyata waktu dan usia yang Allah berikan pada kita
seolah terasa belum cukup untuk menyempurnakan diri kita
sebelum kita menghadap kepadaNya dalam kondisi yang terbaik

Namun, jika kita benar-benar berfikir
bahwa ternyata dengan keterbatasan waktu dan usia yang kita miliki
takkan ada yang terlintas dalam benak kita
kecuali kematian dan memanfaatkan waktu hidup yang kita miliki sebaik mungkin
untuk menjadi orang-orang yang beruntung
yang beriman dan beramal sholih
yang saling menasihati supaya berada dalam kebenaran (Islam) melalui amar ma'ruf nahi munkar
dan yang saling menasihati dalam menetapi kebenaranNya dengan kesabaran...
Supaya kita bisa menghadapNya dalam kondisi yang terbaik (khusnul khotimah)



Ibn al-Jauzi berkata, “Jika manusia tahu bahwa kematian akan menghentikannya dalam beraktivitas, maka dia pasti akan melakukan perbuatan dalam hidupnya yang pahalanya terus mengalis setelah dia mati” (Ibn al-Jauzi, Shaid al-Khathir, juz I, h.22)




Yaa Allah

tulisan ini kubuat untuk senantiasa mengingatkan diriku yang penuh dengan noda dosa dan kekhilafan

Jika ada yang membacanya, sengaja atau tidak, alhamdulillah

Monday, September 6, 2010

Manusia yang Rugi dan Beruntung


Siapa manusia yang merugi?'

Berdasarkan hadist dari Abu Hurairah ra ia berkata : Rasulullah SAW bersabda :


" Sungguh rugi seseorang ketika : (1). Namaku disebut disampingnya tetapi dia tidak bershalawat atasku.

Sungguh rugi seseorang yang :
(2). Bertemu dengan Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya diampuni.

Dan sungguh rugi seseorang yang :
(3). Mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan renta, tetapi keduanya tidak menjadi sebab yang memasukkannya ke dalam surga..Rib'i berkata, 'Aku tidak tahu kecuali ia berkata : atau salah satu dari kedua orang tuanya'..." (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim)



'Lalu, siapa manusia yang beruntung?'


Berdasarkan Qs al Ashr : 1-3, bahwa Allah SWT berfirman :

" Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali :

(1). Orang-orang yang beriman (beriman = meyakini, percaya pada Allah dan apa-apa yang Dia perintahkan untuk kita imani / yakini / percaya100% tanpa keraguan sedikitpun, yakni beriman pada kitabullah, para malaikat, nabi dan rasul, hari akhir, serta Qadha' dan QadarNya~> mengimani semuanya dari hasil proses 'tafkir' / berfikir mendalam manusia yang dibimbing wahyu Allah~> hingga ia merasa wajib untuk membuktikan dan merealisasikan keimanannya pada rukun iman 6 dalam kehidupan sehari-hari dengan mentaati syari'ahNya secara kaffah, disertai sikap 'tasliman' / menerima dengan sepenuh hati~> Qs an Nisaa' : 65)

(2). Orang-orang yang mengerjakan amal sholih (amal sholih~> amal yang mendapatkan 'reward' / pahala dengan menjalankan apa-apa yang di'wajibkan' / diperintahkan oleh Allah dan apa-apa yang di'sunnahkan' oleh Allah. Sedangkan amal yang di'mubahkan' oleh Allah akan dia seleksi sebatas apa yang ia butuhkan bukan sekedar ia inginkan).

(3). Orang-orang yang saling menasihati supaya mentaati kebenaran (kebenaran = Islam~> menyeru kepada Islam (da'wah Islam) / amar ma'ruf nahi munkar).

(4). Orang-orang yang saling menasihati supaya menetapi kesabaran~> dalam ber'amar ma'ruf nahi munkar, kita sering menghadapi resiko untuk ditolak, dimarahi, dicaci, dikucilkan, diintimidasi, di anggap aneh / asing, bahkan ditangkap atau dibunuh~> semua ini tak kuasa kita jalani kecuali dengan menetapkan diri kita untuk bersabar karena Allah, seraya terus berusaha istiqamah dalam aktivitas saling menasihati supaya mentaati kebenaranNya, yakni mentaati hukum Islam.





Post Script :
1. Ternyata, kunci sukses manusia di dunia dan akhirat itu mahal, karena surga Allah di akhirat itu mahal tak ternilai oleh dunia dan alam semesta.

2. Moto kehidupan seorang muslim sejati (mu'min) : berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian~> dunia adalah tempat singgah dan berteduh kita untuk mengumpulkan bekal yang cukup untuk kita bawa ke akhirat, tujuan akhir hidup kita. Dunia ini menggoda namun hina dan fana dalam pandanganNya. Maka, jangan mudah tergoda dengan kefanaan perhiasan dunia. Bagi seorang mu'min, kehidupan dunia--dalam suka dan dukanya-- penuh dengan ujian, perjuangan dan pengorbanan.


" Ya Allah,
Tetapkanlah hamba di jalanMu, walau jalan itu amat berliku-liku dan terjal. Sering kuhadapi godaan dan hambatan serta kualami kekhilafan, kesalahan, dan dosa-dosaku padaMu dan sesamaku dalam menapaki jalanMu yang lurus. Luruskanlah hamba ketika hidupku bengkok. Meski terasa sakit....
Jadikanlah hamba manusia yang beruntung di yaumil hisab "

Friday, August 20, 2010

Bangkit Dari Keterpurukan menuju Kebangkitan dengan Islam




" Rasulullah SAW bersabda,' kelak umat lain akan mengerumuni kalian seperti orang-orang yang lapar mengerumuni hidangan. Salah seorang sahabat bertanya, 'apakah ketika itu jumlah kami sedikit?' Rasul menjawab, 'tidak, ketika itu jumlah kalian banyak, namun kalian seperti buih di lautan. Allah akan menghilangkan rasa takut dari musuh kalian, dan menumbuhkan WAHN ke dalam hati kalian.' Salah seorang sahabat bertanya,'apa itu WAHN, ya Rasulullah?' Rasul menjawab, 'cinta dunia dan takut mati'.." (HR Abu Dawud dan Ahmad)



Apa yang diprediksikan oleh Rasulullah melalui wahyu Allah sudah,sedang,dan akan slalu terjadi entah sampai kapan..



Berikut adalah sekelumit kronologis keterpurukan umat Muhammad:



- Abad 19, pada tahun 1916: barat dikomandoi Inggris dan Prancis, membagi wilayah tanah umat Islam dengan perjanjian Sykes Picot 1916



- 1916: Syarif Husain dan putranya, Faisal, serta keluarga Saud, sang pengkhianat dan agen Inggris, memberontak dan memobilisasi pejuang nasionalis arab untuk memerangi khilafah Turki Utsmani.



- 1915: Inggris mulai upaya penaklukan Iraq



- 1917: Inggris menaklukan Iraq



- November 1917: Jendral Lord Allenby,komandan pasukan Inggris, mengumumkan bahwa perang salib berakhir. Dan Turki telah dihancurkan dan takkan bangkit lagi. Karena ruh-nya, yakni khilafah dan Islam telah dilumpuhkan.



- 1918: Inggris menduduki ibukota khilafah Turki Utsmani di Istanbul, Turki



- 20 November 1922: Inggris menuntut 4 hal:

1. Sistem khilafah dihapuskan

2. Khalifah dikepung dan dibuang/di usir

3. Harta khalifah dirampas

4. Dasar negara Turki : sekulerisme



- 3 Maret 1924:

Khilafah Turki Utsmani resmi dihancurkan atas perintah Mustafa Kemal Attaturk, agen Inggris la'natullah alayh, dibantu kolonialis Inggris. Mengakhiri kejayaan Islam dan pemerintahan Islam slama 1300 tahun.



- Sejak 1921-1947, kolonialisme membawa masalah di dunia Islam: Iran, Arab Saudi, Mesir, Iraq, Yordania, Libanon, Syria, Pakistan, Indonesia,dan berbagai negeri Islam.



- November 1947: Deklarasi pembagian palestine menjadi 2 bagian: wilayah orang arab dan yahudi.



- 1948: Deklarasi pendirian negara ilegal Israel dan pengusiran,pembunuhan terhadap warga palestina.



- 1960: Presiden Mesir, Gamal Abdul Nasser, menyesatkan umat Islam dengan seruan kepada nasionalisme Arab. Banyak aktivis Islam ditangkap,penjara,dan dibunuh.



- 1967: Al Aqsa resmi dikuasai Israel



- hingga kini, Berbagai masalah,kesempitan hidup bermunculan tanpa solusi: India,Kashmir,Bosnia,Chechnya,Afghanistan,Pakistan,Palestina,Filipina,China,Azerbaijan,dll termasuk Indonesia.



- dalam waktu dekat, Khilafah berdiri,insya Allah







Sekelumit kronologi keterpurukan umat Islam diatas adalah gambaran riil kondisi mengenaskan seperti yang diprediksikan oleh Rasulullah. Dan fase jaman mengenaskan ini sudah menjadi sebuah Qadha'/ ketetapan Allah. Namun, ketetapan Allah ini juga mengharuskan kita umat Islam untuk merubah kondisi ini menjadi kondisi yang ideal.



' Innallaaha laa yughayyiru maa bi qaumin hattaa yughayyiruu maa bi anfusihim '

(sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri-Qs Ar Ra'd : 11)



Ketika umat Islam faham ayat ini,mereka takkan tinggal diam tanpa upaya untuk bangkit,dan hanya menunggu datangnya janji Allah akan kembalinya kejayaan Islam dibawah naungan khilafah. Mereka akan mengupayakan realisasi janji Allah. Karena dengan upaya itu pula,Allah akan dengan senang hati merubah keterpurukan umat Islam menjadi kebangkitan umat Islam. Selain itu,Allah takkan menyia-nyiakan melainkan akan membalas upaya hambaNya dengan pahala syurga firdaus.



Bagi sebagian umat Muhammad yang merasa cukup puas dengan perbaikan diri sendiri, ingatlah bahwa muslim adalah bersaudara dan satu tubuh. Ketika tangan atau kaki kita buntung,sakitlah sekujur tubuh kita.



Saudara-saudara muslim kita yang teraniaya memanggil kita,saudara mereka. Generasi Muhammad,nabi kita yang mulia,telah dibantai, seperti seekor serangga. Ketika mereka memanggil kita,apa yang umat Islam lakukan? Apakah kita melakukan apa yang dilakukan Rasulullah dan sahabatnya ketika saudara nya dinodai kehormatannya? Ketika Allah dan nabiNya di hina? Ketika al Qur'an diinjak-injak, dan terancam akan dibakar oleh musuh-musuhNya? Ketika ada seorang muslimah dilarang bahkan dipaksa menanggalkan jilbabnya? Apakah kita akan melawan sekuat tenaga kita sebagaimana yang dilakukan Rasulullah?



Sejauh ini,ternyata tidak!



Hanya Allah yang kita takuti. Di yaumil hisab,saudara-saudara kita,para syuhada, akan mengadukan perihal apa yang kita lakukan ketika mereka memohon pertolongan kita dan para penguasa muslim.

Cukuplah Allah sebagai pengingat kita akan kezhaliman dan kemaksiyatan yang telah kita lakukan.



Belalah dan perjuangkan Islam agar bisa diterapkan secara kaffah di muka bumiNya sesuai metode perjuangan Rasulullah SAW. Kembalikan kejayaan ISLAM dengan kembalinya KHILAFAH ISLAM yang akan menerapkan al Qur'an dan as Sunnah secara kaffah.

Saturday, June 5, 2010

PeSan SingKat ...






السلام عليكم ورحمة الله وبركاته




Teman-teman,

Kebiadaban Israel tidak bisa dilepaskan dari sikap kita, umat Islam, yang gemar mengabaikan firman Allah dalam al Qur'an.
Salah satu contoh :
Ketika Allah berfirman bahwa kita akan mendapati musuhNya yang paling keras permusuhannya adalah yahudi termasuk bani israel (sehingga jangan heran jika kita mendapati tabi'at asli bani israel benar adanya seperti yang dinarasikan oleh Allah dalam al Qur'an) ; sebagian umat Islam justru bersikap lunak dan lemah lembut kepada mereka. Wajar jika Israel semakin santai membantai umat Muhammad SAW.

Tragisnya, di tengan hujatan dunia pada Israel yang itu saja tak cukup, dan upaya pemutusan hubungan diplomatik sebagian negeri (yang notabene sebagian dari mereka bukan negeri Islam) dengan Israel, ada upaya yang dilakukan beberapa pihak didalam negeri agar Indonesia dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia ini menjalin hubungan intim dengan Israel, negara zionist laknatullah alayh yang telah membantai dan menumpahkan darah suci saudara-saudara seiman kita di Palestina selama puluhan tahun dan yang berusaha melenyapkan masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam....
( lihat http://www.petitiononline.com/IsraelRi/petition.html , http://www.facebook.com/pages/Jakarta-Jerusalem/Muslim-Indonesia-Dukung-Pembukaan-Hubungan-Diplomatik-Dengan-Israel/322650675796 selain masukan-masukan pihak-pihak pro Israel dalam acara debat pro dan kontra di media tentang perlu tidaknya menjalin hubungan diplomatik dengan Israel di negeri ini)

Alhasil, jika upaya keji beberapa pihak tersebut di 'GOL' kan pemerintah suatu saat, kita akan semakin melukai dan menodai perjuangan suci saudara-saudara kita di Palestina..dan menyia-nyiakan simpati dan empati kita untuk mereka. Dan yang terburuk, akan menambah kemurkaan Allah pada kita dan membuka peluang bagi terbukanya azhabNya pada kita

Yaa Allah, sadarkanlah mereka hamba-hambaMu yang gemar berbuat zhalim padaMu, pada orang lain, dan diri mereka sendiri...Jika tidak, niscaya Engkau akan mengazhab mereka

from JahiLiyah to IsLam...




I have much hard if not busy times these days
that i have to find a day or night
just to write what I'm thinking and feeling
through something kind of DiaRy

I'm often thinking and feeling...

When I'm about to sleep
I'm bothered
with lotsa stuffs around
disturbing my life

I've seen much crime
I've seen much sins
I've seen much sadness
I've seen much injustice

I'm thinking
I can get over it for a while
while I sleep

When I wake up from sleep
I'm bothered still
with the same lotsa stuffs
disturbing my life

I've seen ...
~ people cry for and suffer from injustice
they're hurt
when they starve to death
when they drop out from schools
when they have to kill their own children even themselves
owing to poverty and no money

when they have to see themselves homeless
owing to be sent away from homes for no reason
but one i.e.capitalistic interests

when they commit sins
such as adultery (free sex), drugs, and abortion

when they feel secured,happy and fine in their troubles around
while in the eyz of Allah and His deen (Islam), they're in huge troubles
and these troubles around are an eYeSoRe
that is something unpleasant to look at

when they think of people who're aware of this eyesore
and give them option to implement ISLAM whole heartedly
in all aspects of life
as strangers needed to be hunted like terrorists at every hand
when they think of people who're against Allah's laws/ shari'a
and strive to get their fellows to sink deeper into much sins
through the KUFR life style,and way of life
as common people needed to be well-understood

~ people die for help ..being massacred by the evils of humanity
~ people do nothing while the world needs for urgent help
to get it out from the whole crises

I was a bad selfish one
the one merely busy with her own personal stuffs
Having learned Islam by doing it insha Allah,
Islam leads me to have my Voice of Islam (VOI)

that is :

my Lord is Allah.He is my armour and best friend
my prophet SAW is Muhammad PBUH.he is my hero
my Qur'an is my guidance
my deen is my weapon
the world as well as mine is my aquarium
muslims are my brothers and sisters
the ummah is my body~when one of whom is hurt,it'll hurt me too
the enemies of Allah and of muslims are my enemies
the caliphate is my state
a caliph is my imam
shariah is my laws
my life is nothing but a soul waiting for akhiraat
my scarf is my respect
my hijab is my dress
my musala is my comfort
my family is my love and support

Post Script...

for those who knew me in the past
they may think of me as a different one they knew
whether they like it or not
Now that I commit to my new different life
I have to take any consequences
No matter what people say about the option
taken by people of my ilk...
I do not care of what they think and say
as long as Allah cares about me
What i feel and think now
comes very deep in the heart
and I think what happens to this ummah is kind of an EyEsoRe..
something unpleasant to look at
but we have to care and think about it and the solution
This eyesore needs for Change
i.e.from Jahiliyah into Islam
from SEPILIS i.e.secularism,pluralism,liberalism into ISLAM only
Noone's faultless
I always learn Islam by doing it to be a good,better and the best of me anyway


(To Be continued...)

Friday, April 30, 2010

UmaT IdaMan IsLaM


UMAT ISLAM DALAM AL QUR'AN

" Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk menusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar,dan beriman kepada Allah " ( Qs Ali Imran : 110)

Umat Terbaik adalah :
@ Umat nomer satu
@ Umat terdepan
@ Umat terunggul
@ Umat teladan dan panutan
@ Umat yang menjadi rujukan
@ Umat terhebat
@ Umat yang menjadi rahmatan lil alamiin (sesuai Islam)
@ Umat yang memimpin dunia
@ Umat yang mengayomi,dan melindungi
@....

REALITAS UMAT ISLAM (Dulu & Sekarang serta yang akan datang)

Realitas umat Islam sebagai umat terbaik,senantiasa terwujud.sebagaimana yang digambarkan Allah SWT dalam Qs ali Imran di atas,tatkala mereka "...menyuruh kepada yang ma'rf dan mencegah dari yang munkar,dan beriman kepada Allah "

Realitas umat Islam sebagai Khoiru Ummah terbukti eksis pada masa kegemilangan Islam sejak Rasulullah di bai'at di madinah sebagai kepala negara Islam (daulah Islam) pertama (622 M) hingga kekhilafahan islam terakhir (Turki Utsmaniy-1924 M),selama kurang lebih 14 abad.

Bagaimana realitas umat Islam sekarang?
Lihatlah apa yang sudah,sedang dan akan terus terjadi di bosnia,kashmir,moro,poso,ambon,aljazair,pattani,Iraq,afghanistan,palestina,hingga belahan dunia Islam lainnya yang masih terjajah baik secara fisik dan non fisik,termasuk negeri kita, Indonesia.
Kini umat Islam menjadi umat :
@ terburuk
@ terpuruk
@ terbelakang
@ kalah bersaing dengan umat non Islam
@ umat yang mengikuti 'milah' dan jalan hidup umat selain mereka
....dalam segala aspek kehidupan ( life style,pandangan hidup,pemikiran,budaya,pergaulan,hingga hukum-hukum yang diterapkan dalam kehidupan mereka---bukan berdasarkan standard Allah i.e.hukum Islam)

Mengapa dalam al Qur'an umat Islam dikatakan sebagai umat terbaik dan bangkit namun faktanya kini umat Islam menjadi generasi terburuk dan terpuruk? Apa dan siapa yang bersalah? Al Qur'an?atau umat Islam?
Al Qur'an tidak pernah salah. Tentu umat Islam-lah yang bersalah.
Umat Islam menjadi berubah 360% dari umat terbaik ke umat terburuk karena mereka belum 100% menjalankan 'syarat' menjadi umat terbaik,yakni "...menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar,dan beriman kepada Allah"
Memang benar. Sebagian dan banyak dari umat Islam saat ini yang masih menjalankan kewajibannya untuk berdakwah,mengajak kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar di sekolah,universitas,kampus,kampung,perumahan,instansi pemerintah dan swasta,dll...
Namun,mengapa hingga kini nasib umat Islam masih terpuruk?
Adakah yang tidak beres dan tidak adil dalam aktivitas dawah kita?

Ya!
Ketidakberesan dan ketidakadilan tersebut tampak tatkala kita tebang pilih dalam menyampaikan dan menjalankan syariahNya secara kaffah.

Sikap tebang pilih ini amat dibenci Allah :

" Sesungguhnya orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan yang jelas dan petunjuk setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam al Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati pula oleh semua makhluk yang dapat mela'nati " (Qs al Baqarah : 159).

Bagaimana nasib mereka yang tebang pilih dalam beriman kepada Allah dan Islam?

" Apakah kamu beriman kepada sebagian al Kitab dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan 'kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat'. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat " (Qs al Baqarah : 85)

Jika ketidakberesan dan ketidakadilan dalam dawah kita bersumber dari 'sikap tebang pilih' kita dalam berdawah, maka solusinya adalah : jangan tebang pilih dalam menyampaikan bahwa haq adalah haq dan batil adalah bathil, dan kita harus menjalankan syariahNya secara kaffah.


Jika umat Islam melakukan amar ma'ruf nahi munkar secara kaffah, sehingga al Qur'an dan as Sunnah dapat diamalkan secara kaffah pula, niscaya Allah menepati janjiNya,

" Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kalian dan mengerjakan amal-amaln sholih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhoiNya untuk mereka,dan Dia benar-benar akan menukar keadaan mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada mempersekutukan apapun dengan Aku. Dan barang siapa yang tetap kafir sesudah janji itu, mereka itulah orang-orang fasik " (Qs An Nuur : 55)

" Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa seluruhnya, niscaya Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami. Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya " (Qs Al A'raaf : 96)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya dan janjiNya!

Sudah saatnya bagi kita, umat Islam, untuk bangkit dari keterpurukan dan keburukan nasib kita saat ini dengan melakukan amar ma'ruf nahi munkar secara kaffah dan tidak tebang pilih dalam menyampaikan dan menjalankan syariahNya ; sehingga syariahNya dapat diamalkan secara kaffah pula.

Insya Allah, Allah akan senantiasa menolong hambaNya dan memberikan kemenangan kepada siapa saja yang ikhlas dan sabar dalam memperjuangkan agamaNya.

Allahu Akbar!

Friday, April 23, 2010

Kebenaran Itu... bernama Islam


بسم الله الرحمن الرحيم



"kebenaran itu adalah dari Rabb~mu,maka jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu"(Qs al baqarah:147)

"jika ada 1000 orang yang membela kebenaran,aku salah seorang diantaranya.jika ada 100 orang yang membela kebenaran,aku tetap diantaranya.jika ada 10 orang pembela kebenaran,aku tetap ada di barisan itu.dan jika ada 1 orang yang tetap membela kebenaran,akulah orangnya"(Umar bin Khaththab ra)


KEBENARAN ITU ISLAM

ISLAM? ya! ISLAM..
Kebenaran absolut hanya milik raja segala raja,rabb al alamiin,Allah SWT. Dimana lagi kita ketahui bahwa kebenaran itu milik Allah selain dalam Islam?

"sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam.."(Qs ali imran:19)

"pada hari ini telah Kusempurnakan bagimu agamamu,dan telah Kucukupkan atasmu ni'matKu,dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu..."(Qs al maaidah:3)

"barang siapa yang mencari agama selain Islam,maka sekali-kali tidak akan diterima agama itu daripadanya,dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi"(Qs ali imran:85)


ISLAM AJARKAN KEBENARAN

Islam mengajarkan kita kebenaran hingga kita layak bersyukur dan berkata,"i'm proud to be a muslim".

Kebenaran itu beberapa diantaranya:

1. Allah adalah rabb kita
"katakanlah:'Dialah Allah,yang maha esa.Allah adalah tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu.Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan.Dan tidak seorangpun yang setara dengan Dia"(Qs al ikhlas:1-4)

2. Al Qur'an itu petunjuk hidup manusia
"kitab(al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya,petunjuk bagi mereka yang bertaqwa"(Qs al baqarah:2)
"dan kami telah turunkan kepadamu kitab al Qur'an dengan membawa kebenaran,membenarkan apa yang sebelumnya,yakni kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya,dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu"(Qs al maaidah:48)

it's such an amazing book,hingga mendorong seorang W.E Hocking untuk berkomentar,'oleh karena itu,saya merasa benar dalam penegasan saya,bahwa al Qur'an mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri.sesungguhnya dapat dikatakan,bahwa hingga pertengahan abad ke tiga belas,islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan olek dunia barat'.

3. Nabi dan rasul kita adalah Muhammad SAW
"muhammad itu sekali-kalli bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kamu,tetapi dia adalah rasulullah dan penutup para nabi"(Qs al azhab:40)
"sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku dan akan ada para khalifah"(HR Bukhari)
"sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu,yakni bagi orang-orang yang mengaharp rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menebut Allah"(Qs al azhab;21)

Tak hanya Al Qur'an,hadist dan sahabat yang memuliakan Rasulullah, tetapi juga musuh Allah dan musuh rasulNya,..

* Michael Hart,penulis 100 tokoh paling berbengaruh di dunia,
'dia (Muhammad) adalah orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia.lebih dari newton dan yesus(nabi isa)atau siapapun di dunia ini.'

* Lamartine,pemikir barat;
'bila kebenaran tujuan dan kecilnya alat serta hasil yang menakjubkan merupakan tiga ukuran kebesaran manusia,maka siapakah yang berani membandingkan muhammad dengan orang besar dalam sejarah modern?orang-orang yang paling mashyur menciptakan senjata,undang-undang dan eksperimen belaka.yang mereka bangun tidak lebih dari kekuatan materiil yang sering ambruk dihadapan mereka sendiri.sementara laki-laki ini (Muhammad) tidak hanya menggerakkan dinasti-dinasti,melainkan juga berjuta-juta manusia dalam sepertiga bagian dunia yang telah dikenal pada masa itu.dan lebih dari itu,ia menggoncangkan rumah-rumah berhala,mengobarkan ide-ide agama,kepercayaan-kepercayaan di setiap jiwa manusia.diatas dasar sebuah kitab(al Qur'an)ia menciptakan kebangsaan spiritual yang mempersatukan manusia dari segala ras dan bahasa'.

* Arthur Glyn Leonard,penulis her moral and spiritual value;
'seorang laki-laki yang bukan saja besar,tapi salah sorang yang terbesar...yang paling besar..yang dihasilkan kemanusiaan.pembangunan material dan spiritual yang membangun suatu bangsa yang besar,suatu imperium besar dan bahkan lebih dari segalanya ini,suatu agama yang lebih besar lagi..'

* Boyd Carpenter,penulis the permanent element in religion;
'muhammad,oleh banyak orang dilihat dari balik kabut hitam dan dengan penuh ketololan yang ditutupkan pada dirinya. bagi dia hanya ada ketakutan dan kengerian serta perkataan-perkataan keji yang dapat diberikan..tetapi kini kabut ketidakadilan ini sudah mulai menghilang,yang memungkinkan kita melihat pembangunan islam ini dengan cahaya yang adil'

* George Benhard Shaw;
seperti napoleon,sayapun lebih suka akan ajaran muhammad.saya yakin bahwa seluruh imperium inggris akan menganut ajarannya sebelum abad ini berakhir. pribadi muhammad sangat agung.saya kagumi dia dan saya menganut ajarannya dalam pandangan hidupnya'


4. Para sahabat nabi dan rasulullah adalah teladan kedua
"orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk islam diantara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik,Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang megalir sungai-sungai didalamnya;mereka kekal didalamnya selama-lamanya.itulah kemenangan yang besar"(Qs at taubah:100)

"bintang-bintang adalah kepercayaan bagi langit,jika bintang telah pergi maka datangilah langit yang telah dijanjikan,sedangkan aku adalah kepercayaan para sahabatku.maka jika aku telah wafat,datangilah para sahabatku terhadap apa-apa yang mereka janjikan"(HR Muslim)

"janganlah kalian mencela para sahabatku,janganlah mencela sahabatkku.maka demi jiwaku yang berada di tanganNya,meskipun salah seorang diantara kalian menginfakkan emas sebesar uhud tidak akan menyamai satu mud pun salah seorang dari mereka,juga tidak separuhnya"(HR Muslim)


KEBENARAN ITU HARUS KITA PERJUANGKAN

Sebagian kecil kebenaran diatas amat berpengaruh dalam sejarah perubahan dunia menuju dunia lebih baik seperti yang pernah dibuktikan oleh sejarah peradaban Islam selama 13 abad. Islam menjadi rahmat bagi semesta alam.

Maka,
apakah layak kebenaran Allah,Islam,rasulNya,al Qur'an di nistakan oleh ajaran sesat seperti ahmadiyah yang mengkufuri semua keimanan ini?
apakah layak seorang agung seperti nabi Muhammad yang dimuliakan Allah disamakan dengan seorang zindiq bernama mirza ghulam ahmad laknatullah?
apakah layak al Qur'anul kariim wahyu Allah disamakan dengan kitab palsu karangan mirza ghulam ahmad?
apakah layak seorang muslim disamakan dengan pengikut ahmadiyah yang telah tersesat dari islam?
apakah layak Islam disamakan dengan ajaran sesat ahmadiyah?

Kebenaran itu milik Allah di dalam Islam semata. Maka hanya Islamlah yang layak diperjuangkan oleh seorang manusia yang mengaku dirinya muslim.